Suara.com - Mahasiswi bernama Putri Kalingga Hermawan (21) resmi menyandang status tersangka akibat ulahnya menabrak apotek Senopati hingga menewaskan seorang satpam bernama Asep Kamil (50).
Terkait insiden itu, polisi belum dapat memastikan terkait belokan yang mempertemukan Jalan Gunawarman dan Jalan Senopati, Jakarta Selatan sebagai area tak terlihat pengemudi atau blind spot.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar mengatakan, pihaknya akan meneliti wilayah tersebut. Indikator sebuah lokasi dapat dikatakan sebagai blind spot ialah banyak korban meninggal di daerah itu.
"Misalkan wilayah lakanya (kecelakaan lalu lintas) 10 tapi daerah lain (ada) empat dan meninggal dunia semua. Jadi blind spotnya yang meninggal dunia, butuh pengecekan dulu," ujar Fahri saat dikonfirmasi, Selasa (29/10/2019).
Jika nantinya lokasi tersebut merupakan wilayah blind spot, maka pihak kepolisian akan mengambil langkah antisipasi. Hal tersebut dilakukan agar kecelakaan di tempat yang sama tak terulang kembali.
"Ya kita evaluasi apakah itu benar blind spot. Tentunya kalau iya, ada langkah-langkah antisipasi," katanya.
Sebelumnya, sebuah mobil Nissan Grand Livina yang dikemudikan Putri Kalingga Hermawan alias PKH menghantam apotek Senopati hingga menewaskan satpam bernama Asep Kamil yang tengah berjaga pada Minggu (27/10/2019) sekitar pukul 03.30 WIB.
Belakangan, Putri bersama dua orang temannya--seorang pria dan wanita--disebut baru saja pulang dari sebuah bar di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan.
Terkait hal tersebut, Putri dijerat Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Atas kasus kecelakaan itu, Putri harus mendekam di penjara.
Baca Juga: Mahasiswi Penabrak Apotek Senopati dan Tewaskan Satpam Jadi Tersangka
Berita Terkait
-
Seruduk Apotek hingga Tewaskan Satpam, Putri Ngaku Tak Hapal Jalan
-
Mahasiswi Penabrak Apotek Senopati dan Tewaskan Satpam Jadi Tersangka
-
Diduga Mabuk saat Tabrak Apotek Senopati, Tes urine Putri Negatif Narkoba
-
Seruduk Apotek Senopati, Mahasiswi Pengemudi Livina Baru Pulang dari Bar
-
Tabrak Apotek Senopati Sampai Satpam Tewas, Penabrak Malah Cengengesan
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang