Suara.com - Kisah menyedihkan dialami mahasiswa bernama Alexander Urtula (22) yang bunuh diri tepat pada hari wisuda.
Ia nekat melakukan hal itu karena tak sanggup mendapat teror dari kekasihnya, Inyoung You (21).
Dikutip dari laman The Sun, Selasa (29/10/2019), selama 18 bulan berpacaran, Urtula kerap mendapatkan siksaan fisik dan psikis.
Sang pacar rupanya menginginkan mahasiswa Boston College itu untuk pergi selama-selamanya, lewat beragam tindakan dan pesan yang dikirimkan.
Tak sanggup mendapat tekanan seperti itu, Urtula yang dikenal sebagai mahasiswa berprestasi mengalami depresi.
Ia memilih untuk bunuh diri dengan cara melompat garasi parkir di hari kelulusannya, pada 20 Mei.
Kasus kematian Ursula ini lantas diselidiki oleh kepolisian setempat, dengan menetapkan Inyoung You sebagai terdakwa.
Dalam persidangan yang digelar belum lama ini, wanita tersebut dihadapan pada hukuman berat.
Pengacara Distrik Suffolk, Rachael Rollins membeberkan bukti pelecehan yang dilakukan oleh You kepada Alexander sebelum akhirnya bunuh diri.
Baca Juga: Putri Natasiya Akan Jalani Operasi Kelamin Kedua Tahun Depan
"Pasangan Inyoung dan Alexander bertukar 75.000 pesan dalam dua bulan. Sang wanita mengatakan kepada pacarnya untuk segera mati," kata jaksa penuntut.
Sementara itu, menurut Boston Herald, ada sekitar 780 pesan bernada manipulatif yang mengancam hidup Alexander setiap hari, sebelum kematiannya.
You mengatakan kepada Alexander bahwa ia akan melukai dirinya sendiri.
Lebih lanjut kata Rachael Rollins, You yang sadar akan kelemahan kekasihnya, juga menghasut Alexander untuk bunuh diri.
Kendati begitu, tersangka kekinian masih berada di negera asalnya Korea Selatan. Namun pihak kepolisian memintanya kembali ke Amerika Serikat untuk mempertanggung jawabkan tindakannya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Ratusan Paket Sembako Lewat Gereja di Sulawesi Utara
-
Dari Pekerja Migran Jadi Pengusaha, Rosyidah Kembangkan UMKM Olahan Hasil Laut Bersama BRI
-
Kasus Suap Ubah Opini WDP ke WTP, Anggota BPK Bobby Tak Banyak Bicara usai Diperiksa KPK
-
BRI Dampingi Rosyidah Wujudkan Mimpi Membangun Usaha Olahan Laut di Pesisir Indramayu
-
Lampung ke Bandung Kini Sejauh Kedipan Mata: Wings Air Resmi Buka Rute Langsung Tiap Hari
-
Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China
-
Kisah Rosyidah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Bangun UMKM Olahan Laut di Indramayu
-
Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!
-
Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua
-
Pulang ke Kampung Halaman, Rosyidah Sukses Kembangkan Usaha Hasil Laut Berkat Dukungan BRI