Suara.com - Beredar video di media sosial Instagram yang merekam sejumlah anggota organisasi masyarakat di Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta jatah parkir pada pihak minimarket.
Video tersebut diunggah akun Instagram @sewordofficial_, tampak video tersebut diambil di SPBU Narogong, Kota Bekasi.
Mereka meminta agar Pemerintah Kota Bekasi serta pengusaha minimarket untuk memberikan jatah pengelolaan lahan parkir kepada ormas.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan, pihaknya akan menyelidiki peristiwa tersebut. Dirinya menegaskan, akan menurunkan tim khusus untuk menelisik tindak premanisme di sana.
"Kami dari jajaran PMJ akan menurunkan tim khusus untuk mendalami kejadian di Bekasi Kota yang kita ketahui videonya sempat viral," kata Suyudi di Polda Metro Jaya, Senin (4/11/2019).
Nantinya, tim khusus yang dibentuk akan mendalami apakah ada indikasi perbuatan melawan hukum disana.
Suyudi menegaskan, pihaknya tak menoleransi segala bentuk tindakan premanisme terhadap masyarakat.
"Kami akan dalami apakah ada tindakan yang melawan hukum, baik itu secara intimidatif terhadap pengusaha atau masyarakat, kemudian juga ada tindakan-tindakan premanisme dalam bentuk apa pun.”
Suyudi menambahkan, pihaknya akan mendalami surat izin pengelolaan lahan parkir di Kota Bekasi. Jika nantinya ditemukan pelanggaran hukum, maka pihaknya akan segera memproses.
Baca Juga: Sejumlah Lahan Parkir Motor di Depok Dipisah Antara Lelaki dan Perempuan
"Nanti kami selidiki seperti apa, kenapa bisa ada surat seperti itu. Apakah itu betul surat seperti itu bisa dibenarkan. Kalau ada hal-hal yang melanggar hukum pasti akan kita proses," kata dia.
Berita Terkait
-
Viral Satpam yang Menabrakkan Motor ke Penjual Bakso, Alasannya Bikin Geram
-
Perbaiki Mesin Pompa Air, Warga Cikarang Tewas Tersengat Listrik
-
Ada Permak Jins Sampai Hapus Tato Gratis di Bekasi Clothing Expo, Tertarik?
-
Sering Todong Pedagang, Sebelas Preman Pasar Kapuk Dicokok
-
Truk Kontainer Terguling di Flyover Kranji Bekasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru