Suara.com - Kaki Arman Ndruru, bocah usia dua tahun asal Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, terpaksa diamputasi akibat kecelakaan ketika sedang dibonceng sepeda motor tukang ojek.
Sonitehe Ndruru, orang tua korban mengatakan, kecelakaan itu terjadi ketika kain gendongan Arman Ndruru yang dipangkunya terlilit jari-jari sepeda motor. Akibatnya, Arman ikut tertarik sehingga kaki kirinya ikut masuk ke jari jari sepeda motor dan patah.
Karena luka pada kaki kiri Arman cukup parah, pihak rumah sakit terpaksa melakukan amputasi.
Sementara Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan saat menjenguk Arman Ndruru di RSUD Gunungsitoli, mengaku sangat prihatin atas apa yang dialami balita tersebut.
Kunjungan ke rumah sakit merupakan bentuk kepedulian kepada balita yang mengalami kecelakaan, dan berkunjung untuk membantu meringankan beban orang tua dari Arman Ndruru.
"Kami dari jajaran Polres Nias turut prihatin atas apa yang dialami Arman dan berdoa semoga dia cepat pulih dari apa yang dialami saat ini," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Nias juga memberikan bantuan kepada keluarga Arman untuk membantu biaya pengobatan Arman selama dirawat di Rumah Sakit Gunungsitoli.
Berita Terkait
-
Gara-gara Tak Mau Tidur, Balita Digebuki Ayah Kandung hingga Babak Belur
-
BAB di Celana, Ery Injak-injak Anak Tirinya yang Balita hingga Tewas
-
Keji! Balita 3 Tahun Disiksa Ayah Tiri hingga Tewas karena BAB di Celana
-
Ditaruh Ayah Tiri di Atas Kompor, Balita Agnes Tewas hingga Ususnya Robek
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Sempat Dipanaskan di Atas Kompor
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
5 Fakta Aksi Warga Tolak Party Station di Kartika One Hotel Lenteng Agung
-
Arkadia Digital Media akan Gelar Seminar Nasional Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak