Suara.com - Presiden Jokowi memerintahkan jajarannya untuk menangkap pihak-pihak yang diduga membuat desa fiktif untuk mendapatkan guyuran bantuan Dana Desa dari pemerintah pusat.
"Kejar, agar yang namanya desa-desa tadi diperkirakan, diduga itu fiktif, ketemu, tertangkap," ujar Jokowi di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (6/11/2019).
Jokowi mengatakan, Indonesia adalah negara besar yang memiliki sekitar 74.800 desa dan tersebar di 514 kabupaten/kota.
Karenanya, tidak mudah mengelola puluhan ribu desa sehingga membuka peluang terdapat desa hantu alias fiktif demi mendapat dana bantuan.
Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani mengaku menemukan ketidakberesan dalam program Dana Desa yang dicetuskan Presiden Jokowi.
Dia mengaku mendapat laporan ada sejumlah desa fiktif yang digunakan untuk mencairkan program Dana Desa dari pemerintah pusat.
“Kami mendengar salah satu pihak menyampaikan, ada dana desa untuk desa yang ternyata baru saja dibuat, ataupun desa fiktif alias desa siluman," kata Sri Mulyani saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (4/11/2019) malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup