Suara.com - Grace Millane, perempuan di Inggris, dibunuh saat berkencan dengan lelaki berusia 27 tahun yang dikenal melalui apikasi kencan, Tinder. Setelahnya, pelaku mengambil foto tubuh Grace lalu diunggah ke laman daring porno.
Kekinian, lelaki tersebut ditangkap dan dipersidangkan. Diberitakan Metro.co.uk, Kamis (7/11/2019), jaksa mengklaim terdakwa yang tidak disebutkan namanya diduga mencekik Grace saat melakukan hubungan seksual di sebuah apartemen. Pelaku juga memotret tubuh Grace dan diunggah ke laman daring porno.
Jaksa penuntut umum meyakinkan Mahkamah Agung Auckland, New Zealand, bahwa terdakwa terbukti mencekik korban hingga tewas.
"Mencekik seseorang hingga tewas dengan tanganmu bukan dengan tidak sengaja. Semua telah terbukti jauh dari kecelakaan," kata Jaksa Umum Robin McCoubrey.
Terdakwa mengaku mereka melakukan hubungan seksual yang bar-bar dengan saling gigit dan pukul alias sodomasokis. Ia mengira Grace tidak akan tewas.
"Saya bangun pada hari berikutnya dan melihat dia sudah terbaring di lantai," jelas pelaku kepada jaksa.
“Saya melihat darah yang keluar dari hidungnya," tambahnya.
Grace diduga tewas antara 1 Desember atau 2 Desember 2018. Hari itu juga, terdakwa kemudian melanjutkan kencan dengan seorang yang lain yang dikenal melalui Tinder.
McCoubrey menjelaskan, sejumlah rekaman CCTV menunjukkan terdakwa membawa koper saat datang ke apartemen.
Baca Juga: Top 5 Lifestyle: Jelajah New Zealand Pakai Campervan, Fakta Tugu Yogya
Ketika keluar, ia membawa koper itu memakai troli lantas masuk ke dalam mobil sewaan. Diduga, isi koper itu adalah mayat Grace. Jasad Grace kemudian ditemukan dalam koper pada 9 Desember.
Pelaku diduga belum mengungkapkan seutuhnya alur kejadian tersebut. Ahli patologi dan polisi masih belum dapat mengungkapkan kebenaran kasus ini. [Fransiska Ditha]
Berita Terkait
-
Ungkap Kasus Jasad Dicor di Bawah Musala, Polisi Libatkan Psikiater
-
Berhari-hari Diburu, 2 Tersangka Pembunuh Wartawan di Sumut Tertangkap
-
Warisan dan Dendam, Motif Suryono Dibunuh, Mayatnya Dicor di Musala
-
Mayat Dicor di Musala, Suryono Dibunuh Calon Suami Istrinya Sendiri
-
Digorok Pisau Cutter, Mayat di Parkiran BRI Tenyata Sopir Taksi Online
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja