Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dikabarkan akan menghadiri Kongres Partai Nasdem di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada akhir pekan ini.
Kehadiran Megawati itu dipastikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai menghadiri Peringatan 60 tahun kunjungan Presiden Ho Chi Minh ke Indonesia dan kunjungan Presiden Soekarno ke Vietnam di Gedung Arsip Nasional, Jakarta Barat, Jumat (8/11/2019).
"(Megawati) akan datang," kata Hasto singkat.
Namun Hasto tidak menjawab lebih rinci kapan Megawati akan hadir di antara empat hari Kongres Nasdem digelar dari 8-11 November 2019.
Terkait kedekatan Anies Baswedan dan PKS ke kubu Nasdem, Hasto enggan menyebut fenomena ini sebagai perpecahan koalisi pemerintahan. Hasto menilai setiap partai berhak menentukan sikapnya masing-masing.
"Tidak ada perspektif menjauh, karena berdialog dengan para pemimpin partai politik itu merupakan bagian dari tradisi kita. Jadi tidak ada yang menjauh tidak ada yang mendekat, setiap partai punya posisi masing-masing dan kami menghormati itu," ujar Hasto.
Sebelumnya Sekjen Partai NasDem Jhonny G. Plate mengatakan seluruh ketua umum partai politik akan diundang dalam acara Kongres ke II Partai NasDem di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Plate mengatakan ketua umum partai politik akan diundang di acara penutupan Kongres ke II Partai NasDem pada 11 November. Acara penutupan kongres itu sekaligus merayakan hari ulang tahun Partai NasDem ke-8.
"Tokoh nasional kita, para ketua umum, pimpinan lembaga negara akan diundang di puncak acara penutupan tanggal 11 November," kata Plate saat jumpa pers di Kantor DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019).
Baca Juga: Dulu Jaksa Agung Jadikan Kejaksaan Alat Politik? Nasdem Protes ke Demokrat
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh