Suara.com - Setelah resmi dilantik Presiden Joko Widodo, Kapolri baru Jenderal Idham Azis merotasi sejumlah perwira tinggi dan menengah di korps Bhayangkara. Keputusan itu tertuang dalam surat bernomor: ST/3020/XI/KEP/2019 tertanggal 8 November 2019.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjadi salah satu bawahan Idham Azis yang mendapat promosi jabatan dari perwira menengah menjadi perwira tinggi.
Argo mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri menggantikan Brigjen Dedi Prasetyo yang dimutasi menjadi Karobinkar SSDM Polri.
Diketahui, Argo sudah menjabat menjadi Kabid Humas Polda Metro Jaya sejak 2016 lalu. Argo pernah menjabat sebagai Kabid Polda Jawa Timur. Namanya mulai melambung setelah Polda Jatim mengungkap kasus penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Jabatan lama yang dipegang Kombes Argo pun akan Kombes Yusri Yunus yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Div Humas Polri.
Terkait surat telegram Kapolri, AsSDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri mengatakan, rotasi jabatan itu sudah lazim terjadi insitusinya.
"Intinya ini merupakan mutasi rutin untuk menggantikan personel antara lain karena ada yang pensiun, mendapat tugas di luar struktur sehingga harus diganti," kata Eko saat dikonfirmasi, Jumat (8/11/2019).
Tag
Berita Terkait
-
Cegah Radikalisme Masuk Desa, Kapolri Idham Harus Kuatkan Bhabinkamtibmas
-
Disebut Bawaan Tito, Idham Azis: Patung Pancoran Diam Aja Banyak Gak Suka
-
Tito Karnavian: Idham Azis Tak Mau jadi Kapolri
-
Jelang Dilantik Jokowi, Kapolri Idham Azis Curhat Diajak Tito Sembahyang
-
Dilantik Pekan Ini, Begini Kabareskrim Pilihan Kapolri Idham Azis
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?