“Selain itu, jangan dulu datangkan babi dari luar, jangan bawa babi dari sini keluar, biar tak saling menyebarkan dulu,” katanya.
Kepala Dusun di Desa Sei Belutu, Anggiat Manurung mengatakan, di dusun tersebut terdapat sekitar 50 ekor babi. Sejak hari Minggu (3/11) sudah ada empat ekor yang mati mendadak. Tanda-tanda kematiannya, tidak selera makan, kepanasan, hanya empat hari saja lalu mati.
“Babi yang mati, ada lah yang dikubur, tapi memang ada juga yang dibuang di sungai itu,” katanya.
Di saat yang sama, seorang warga lainnya mengaku bahwa sudah tujuh ekor babi di kandangnya yang mati dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, di desa itu warga kesulitan untuk mengubur bangkai babinya karena tidak ada lahan sehingga memilih untuk membuangnya ke sungai.
Berita Terkait
-
Ribuan Babi Mati di Sumatera Utara, Terinfeksi Flu Babi Afrika?
-
Tes Uji Tabrak Mobil Gunakan Babi, Peneliti China Dikecam
-
Gubernur Edy Larang Warga Buang Bangkai Babi ke Sungai
-
Terungkap! Ribuan Babi Mati di Sumut karena Virus Mematikan Hog Cholera
-
Bangkai Babi yang Membusuk Cemarkan Sungai dan Danau di Sumatera Utara
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?