Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengintruksikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk menata hubungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dan pemerintah kota.
Perintah itu disampaikan Jokowi ke Tito dalam rapat terbatas (ratas) Program Cipta Lapangan Kerja di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/11/2019). Jokowi menginginkan para kepala daerah dan DPRD harus sejalan untuk menjalankan roda pemerintahan.
"Saya minta Mendagri menata kembali tata hubungan pemerintah pusat dan daerah, pusat dan pemerintah provinsi, pemerintah Kabupaten dan pemerintah Kota. Dilihat betul supaya semuanya satu baris beriringan dalam cipta lapangan kerja. Para gubernur, bupati, walikota, DPRD, semua harus paham dan harus satu baris tentang urgensinya cipta lapangan kerja," ujar Jokowi.
Karena itu kata dia, reformasi di tingkat pusat harus bergulir ke daerah baik itu sisi regulasi maupun sistem pelayanan birokrasi di daerah.
"Oleh sebab itu, reformasi di tingkat pusat harus bergulir ke provinsi, kabupaten dan kota baik dari sisi regulasi maupun kewenangan daerah dan juga sistem pelayanan birokrasi di daerah," ucapnya
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta reformasi besar-besaran dalam rangka penyiapan sumber daya manusia. Sebab kata Jokowi, hal tersebut yang menjadi kunci Indonesia bisa melompat atau tidak dalam hal pembenahan pendidikan vokasi.
"Ini akan menjadi kunci negara kita bisa melompat atau tidak bisa melompat, pembenahan pendidikan vokasi SMK politeknik betul-betul harus tereksekusi di lapangan. Kartu pra kerja sistem manajemen semuanya harus disiapkan, sehingga pada saat Januari (2020) dikeluarkan betul-betul sistem yang terintegrasi dan berbasis digital mudah dikontrol mudah dimonitor," katanya.
Berita Terkait
-
Jokowi Minta Menteri Contoh Regulasi di AS: Tolong Nanti Dikaji Lagi
-
Maju Pilkada Solo, Pendiri PAN Minta Gibran Sabar Tunggu Jokowi Pensiun
-
Tito Mau Evaluasi Pemilu Langsung, Mahfud: Baru Lembar Ide
-
Mendagri Tito Mau Evaluasi Pilkada Langsung, Puan Belum Tentu Setuju
-
Akhir Pekan, Kunjungi 4 Kuliner Favorit Presiden Jokowi di Solo
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus