Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).
Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda digelar untuk menyamakan visi-misi pembangunan 2019 - 2024 pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Dalam sambutannya Tito menilai pemerintah daerah sangat memiliki peran penting dalam mewujudkan visi dan misi lima tahun kedepan pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin.
"Satu pihak yang memiliki peran sangat penting sekali dan sangat berpengaruh untuk keberhasilan visi-misi bapak presiden selaku kepala negara dan selaku kepala pemerintahan, yaitu pemerintah daerah. Hampir semua persoalan, menyangkut daerah," ujar Tito.
Tito mengatakan setidaknya ada 2.693 peserta yang mengikuti Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda hari ini. Mereka terdiri dari kepala daerah dan pimpinan lembaga.
"Sebagai satu sistem kenegaraan dan sistem pemerintahan, maka daerah sudah harus mengakomodir rencana besar dari pemerintah pusat yang dipimpin oleh bapak presiden," ujarnya.
Untuk diketahui dalam acara tersebut turut hadir Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, turut hadir pula beberapa jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko