Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal membentuk Badan Legislasi Nasional. Kekinian pemerintah tengah mecari nama yang akan disematkan untuk badan tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negera Pratikno saat melakukan rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).
“Memang Presiden menyatakan akan membentuk Badan legislasi nasional, kita sedang memikirkan namanya badan regulasi nasional,” kata Pratikno.
Pratikno menuturkan, Badan Legislasi Nasional nantinya akan menggabungkan beberapa unit dari sejumlah kementerian dalam pembentukan peraturan.
Contohnya kata dia, seperti Kementerian Dalam Negeri terkait Peraturan Daerah (Perda), Kementerian Hukum dan HAM terkait perundang-undangan, serta Sernet, Setkan dan BPHN.
“Jadi intinya adalah untuk konsistensi regulasi dan juga penyederhanaan. Jadi ini nanti semua Permen (Peraturan Menteri) pun harus lewat badan ini. Karena ketika deregulasi dilakukan sampai level Perpres dan seterusnya itu kadang-kadang itu yang menjadi kegelisahan presiden,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Ahok Jadi Bos BUMN, Erick Thohir Siap Lapor ke Presiden Jokowi
-
Akui Banyak Aparat Peras Pengusaha, Jokowi: Tolong Pecat, Setop Kaya Gitu
-
Jokowi ke Polri hingga Jaksa: Silakan Gigit yang Salah, Jangan yang Benar
-
Ledakan Bom di Mapolresta Medan, Jokowi Perintahkan Penanganan Menyeluruh
-
Singgung Polemik Anggaran DKI, Jokowi: Kalau Keliru Segera Diingatkan
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya
-
Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan
-
Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili