Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Malaysia Mohammad bin Sabu memuji kematangan demokrasi di Indonesia. Pujian tersebut diberikan Sabu berkaitan dengan dipilihnya Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Hal itu dikatakan Sabu saat menerima kunjungan kerja Prabowo ke Malaysia. Sabu mengatakan dipilihnya Prabowo sebagai Menhan yang notabenenya merupakan kompetitor Jokowi di Pilpres 2019 bentuk dari kematangan demokrasi di Indonesia.
"Menhan Malaysia memuji kematangan demokrasi Indonesia, dua saingan bisa bersatu dan Menhan Prabowo menyatakan hal yang sama juga terjadi antara Mahatir Muhammad dan Anwar Ibrahim," kata Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Menteri Pertahanan RI, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (14/11/2019).
Dalam kesempatan itu, Dahnil mengatakan Sabu juga berharap dapat terjalin kerja sama di bidang pertahanan yang baik dengan Malaysia setelah Prabowo menjabat sebagai Menhan.
Selain itu Sabu juga berharap dipilihnya Prabowo sebagai Menhan akan semakin memperkuat kerja sama antara Menhan se-Asia Tenggara (ASEAN).
"Bukan hanya untuk Indonesia-Malaysia tapi juga seluruh ASEAN, dimana negara ASEAN bisa saling membantu dalam pengembangan teknologi pertahanan," katanya.
Berkenaan dengan itu, Dahnil juga mengatakan Prabowo dan Sabu akan sama-sama mengahdiri acara pertemuan Menhan se-ASEAN di Bangkok, Thailand pada Jumat (15/11/2019) besok.
"Menhan Indonesia dan Malaysia akan sama-sama berada di Bangkok weekend ini, untuk mengikuti 6th Ministry of Defense Meeting Plus," tutupnya.
Baca Juga: Alasan Jokowi Kembali Fokus Garap Infrastruktur di Periode Kedua
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI