Suara.com - Ketua Umum Jabar Bergerak, yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Ridwan Kamil mengatakan, remaja akan mengalami perubahan fundamental, yang meliputi aspek koginitif, emosi, sosial, dan pencapaian, secara cepat.
Oleh karena itu, Atalia menyatakan bahwa program-program pengembangan diri remaja, seperti Generasi Berencana (GenRe) dan PIK R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja), penting untuk direalisasikan.
"Menjadi generasi berencana itu tidak mudah, tetapi harus dilakukan bersama-sama. Sebagian remaja mampu mengatasi transisi dengan baik, namun beberapa remaja bisa jadi mengalami penurunan pada kondisi psikis, fisiologis, dan sosial," kata Atalia, dalam acara Gema Akbar 4.0 di SMAN 1 Bandung, Kota Bandung, Rabu (20/11/2019).
"Ini penting sekali dan harus berkelanjutan. Kegiatan yang sudah sekali dilakukan harus dilakukan secara berjenjang, baik di sekolahnya masing-masing maupun di tempat lain," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Atalia memaparkan tiga hal yang dapat menggagalkan cita-cita sesorang, yakni narkoba, seks bebas, dan pernikahan usia dini. Maka itu, kata dia, generasi muda Jabar harus menghidari tiga hal tersebut.
"Saya yakin, kalian punya cita-cita dan mimpi. Saya ingin kalian punya cita-cita yang tidak mainstream," katanya.
"Cita-cita tidak akan bisa didapat kalau kalian salah langkah. Tugas untuk kita semua adalah pengetahuan, dan cuma kita sendiri yang bisa menjaga diri sendiri. Untuk itu, tetapkan dalam hati kita supaya kita terbebas dari marabahaya, yaitu ketahui pengetahuan dari awal dan langkah yang tepat kedepan," ucap Atalia mengakhiri.
Berita Terkait
-
Bahas Peluang Kerja Sama, Ridwan Kamil Terima Duta Besar Bulgaria
-
Wagub Jabar Launching Desa Cageur untuk Menurunkan Angka Stunting
-
Bank BJB Raih 2 Penghargaan Mitra Pembangunan Jawa Barat
-
Kontingen Jabar Pimpin Klasemen Sementara Popnas 2019
-
Pemda Provinsi Jabar Beri Piagam Penghargaan kepada Perusahaan Mitra CSR
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!