Suara.com - Yadi Suryadi (34), ditangkap aparat Polsek Cengkareng karena mencabuli tiga anak di bawah umur. Peristiwa pencabulan itu terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (26/11/2019) kemarin.
Pria yang berprofesi sebagai pedagang cilor tersebut melancarkan aksinya di gudang masjid. Kejadian tersebut bermula saat Yadi sedang beristirahat di Masjid Rawudatul Janah sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, Yadi melihat tiga korban sedang bermain di sana.
Sebagai permulaan, Yadi menghapiri para korban dengan dalih mengajak bermain 'sunat-sunatan'. Para korban pun menyambut baik ajakan Yadi sehingga mereka bergegas menuju gudang masjid.
"Setelah para korban masuk ke dalam gudang, pelaku memanggil para korban satu per satu dan memasukkan tangan dan meraba kemaluan korban," kata Kapolsek Cengkareng, Kompol H. Khoiri saat dikonfirmasi, Rabu (27/11/2019).
Seusai melampiaskan nafsunya, Yadi menyuruh ketiga korban untuk pulang. Sesampainya di rumah, para korban menceritakan aksi tak terpuji Yadi pada orang tuanya.
"Setelah ketiga korban bertemu dengan orang tuanya, kemudian mereka menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya masing masing," kata dia.
Selnjutnya, orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cengkareng. Pada hari itu juga, polisi akhirnya meringkus Yadi dan menggelandangnya ke Polsek Cengkareng untuk diperiksa lebih lanjut.
"Pelaku kita kenakan Pasal 82 ayat 1 juncto Pasal 76e UU Nomor 35 Tahun 2014 terkait tindak pidana pencabulan," kata Khoiri.
Baca Juga: Kasus Pencabulan 15 Siswa, Instruktur Pramuka Dituntut Hukuman Kebiri
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional