Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir
Kamis, 28 November 2019 | 16:54 WIB
Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Polisi Asep Adisaputra. [Suara.com/M Yasir]

Suara.com - Kepolisian hingga kini masih belum mendeteksi adanya gerakan massa dari berbagai daerah menuju Jakarta menjelang acara Reuni Akbar 212 yang rencananya akan digelar di Kawasan Monas pada Senin (12/12/2019) mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Polisi Asep Adisaputra di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (28/11/2019)

"Situasi jelang Reuni PA 212 sampai dengan hari ini pihak kepolisian tidak melihat ada sebuah pergerakan-pergerakan yang menuju ke Jakarta sehubungan dengan acara tersebut," kata Asep.

Dalam kesempatan itu, Asep pun kembali mengimbau kepada peserta Reuni Akbar 212 untuk tetap menataati aturan sebagaimana yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Menurutnya, ada beberapa poin yang harus dipatuhi para peserta Reuni 212, di antaranya seperti menjaga keamanan dan ketertiban, menghormati hak asasi manusia, serta menjaga norma-norma yang diakui secara umum.

"Yang utama sekali kegiatan ini harus tertib, tidak menimbulkan sebuah kegaduhan dan juga menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang lain. Karena, disitu ada beberapa azas yang harus ditaati seperti menghormati hak asasi orang lain," ujarnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian mengaku telah menerima surat pemberitahuan terkait acara Reuni 212 yang akan berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada 2 Desember mendatang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menganggap, agenda tahunan yang diselenggarakan Persaudaraan Alumni 212 tersebut merupakan kegiatan keagamaan. Sehingga, pengamanan yang dilakukan pun tidak perlu terlalu dibesar-besarkan lantaran acara tersebut sama seperti halnya kegiatan keagamaan lainnya.

Komentar