Suara.com - Sebanyak 11 preman bersenjata dicokok polisi lantaran melakukan aksi pemerasan terhadap warga yang tinggal di Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Modus aksi pemerasan ini, para pelaku mengaku hendak menagih utang kepada korban berinisial AA.
Kanit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat AKP Hasoloan mengatakan, korban merasa terancam ketika sebelasan preman bayaran itu mengepung kediamannya.
"Korban merasa terancam karena dia berada di rumah, yang di depan rumahnya berkumpul orang-orang tak dikenal," ujar Hasoholan seperti dilansir Antara, Kamis (28/11/2019).
Para pelaku yang ditangkap dalam kasus ini adalah AR (47), MO (53), SS (53), MA (59), AF (59), AE ( 50), HH (38), HD (26), MI (50), SN (64), dan HZH (54).
Menurutnya, kasus pemerasa ini berawal ketika AR menagih utang kayu gaharu yang dipinjamkannya kepada warga negara asal China, AE senilai Rp 13 miliar. Namun, AE menyarankan agar AR memintanya kepada korban.
Kemudian AE menjanjikan kepada AR akan mendapatkan bagiannya senilai Rp 1,4 miliar jika berhasil mendapatkan uang tersebut, begitu juga bagian lainnya untuk pelaku lain mulai Rp 100.000 hingga Rp 4 juta.
"AR selanjutnya menghubungi para pelaku lainnya untuk datang ke rumah korban di kawasan Jelambar pada 21 November, kemudian mereka melakukan intimidasi pada korban," kata Hasoholan.
Namun, dari hasil pemeriksaan terhadap korban, ternyata korban AA tidak memiliki utang apapun kepada pelaku.
Baca Juga: Terlilit Hutang, Mantan Preman Karyawan Baim Wong Nekat Curi Motor
Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat Inspektur Satu (Iptu) Dimitri menambahkan korban merasa terancam karena rumanya diawasi para preman itu dari mulai pukul 06.00 hingga 24.00 WIB.
Sebelum ke tempat kejadian perkara, para pelaku berkumpul dari Cikande, Serang, Banten mulai pukul 04.00 WIB. Dengan dua mobil, mereka berangkat menuju Jelambar.
"Sesampainya di Jelambar Baru, Jakarta Barat, para pelaku langsung menghadang korban yang datang dari luar rumahnya menaiki sepeda motor. Saat dihadang, kunci motor korban diambil dan korban dipaksa turun dari motor dan diminta uangnya," kata Dimitri.
Atas dasar itu, korban AA melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Barat. Polisi pun langsung meringkus para pelaku yang melakukan pemerasan lewat modus menagih utang. (Antara).
Berita Terkait
-
Bikin Resah Warga, Polisi Ciduk Ratusan Preman di Depok
-
Bekasi Tetap Pakai Ormas Tarik Duit Parkir Minimarket, Tapi Diseleksi Ketat
-
Kelompok Ormas di Bekasi Diduga Aniaya Empat Orang dan Merusak Satu Mobil
-
Ormas Tagih Duit Parkir Minimarket, Pejabat Bekasi Diperiksa Polisi
-
LIVE STREAMING: Ugal-ugalan Bareng Cast Film Bike Boyz
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Selat Hormuz Diwarnai Perang Besar AS-Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!
-
Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya
-
'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?
-
Wajah Oval Berhijab Makin Cantik dengan 5 Model Kacamata Ini, Anti Pusing dan Tetap Stylish!
-
ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut
-
Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan
-
Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan