Suara.com - Siswa di Sekolah Dasar Negeri 22 Batang Lingking Kenagarian Aia Gadang Kecamatan Pasaman terpaksa dipulangkan lantaran lingkungan sekolah tersebut disegel pada Kamis (28/11/2019).
Penyegelan dilakukan pemilik lahan dengan meletakan tiga batu besar di pintu gerbang. Selain batu besar, pekarangan sekolah juga ditanami pohon kelapa sawit dan setiap pintu ruangan kelas terkunci.
Dari informasi yang berhasil dihimpun Klikpositif.com-jaringan Suara.com, warga yang mengaku sebagai pemilik lahan melakukan penyegelan ketika siswa mulai berdatangan untuk mengikuti proses belajar mengajar.
"Kami dipulangkan guru pagi tadi, belum sempat belajar dan seluruh siswa dipulangkan," ucap seorang siswa yang duduk di bangku kelas V Nabila kepada Klikpositif.com.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Marimus mengimbau guru dan siswa untuk tetap melaksanakan proses belajar dan mengajar di sekolah.
"Saya mengimbau, siswa dan guru tetap melakukan proses belajar mengajar. Apalagi pada 9 Desember mendatang akan ada ujian semester," imbau Marimus seperti dilansir Klikpositif.com.
Dijelaskan Marinus, SDN 22 Pasaman memang bermasalah dan sedang dalam proses penyelesaian.
"Lahan sekolah itu memang ada sedikit masalah, karena ada yang mengaku memiliki lahan tersebut," tuturnya.
Marimus mengemukakan, gedung sekolah tersebut sudah lama berdiri dan saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk usaha penyelesaian.
Baca Juga: Pemprov Banten Belum Bayar Lahan, Gedung SMA Negeri 2 Leuwidamar Disegel
"Usaha penyelesaian sudah dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur. Namun, saat ini memang belum ada titik temu," jelasnya.
Sementara, seorang wali murid bernama Aisyah mengatakan, informasi yang didapatnya dari masyarakat sekitar menyampaikan bahwa tanah tersebut dahulunya diwakafkan seorang warga.
"Pihak yang mewakafkan sekarang sudah meninggal dunia dan tiba-tiba keluarga dari orang yang mewakafkan mengaku dan mengklaim bahwa tanah sekolah itu milik mereka," katanya.
"Kalau tidak salah cucu dari orang yang mewakafkan itulah yang menuntut saat ini, persoalan ini sudah cukup lama. Kami pikir sudah selesai, sekarang semakin menjadi-jadi dan terpaksa anak kami disuruh pulang cepat," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini