Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman enggan berkomentar banyak terkait adanya usulan pemilihan presiden dilakukan secara tidak langsung alias dikembalikan untuk dipilih oleh MPR.
Arief mengatakan sebagai penyelenggara pemilu KPU hanya fokus menjalankan Undang Undang.
Arief menegaskan terkait pemilihan langsung atau tidak sepenuhnya menjadi wewenang DPR RI selaku pembuat aturan dan pemerintah. Sebab, KPU dikatakan Arief, hanyalah penyelenggara pemilu berdasar aturan yang telah dibuat dan disepakati oleh pemerintah.
"Soal pemilihan langsung atau tidak langsung itu kan kewenanganya ada pada pembuat undang-undang, pemerintah dan DPR. Kalau KPU cukup mengomentari bagaimana KPU menyelenggarakan pemilu secara langsung, bagaimana peran KPU kalau pemilunya tidak langsung," kata Arief di, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (29/11/2019).
Meski begitu, Arief menegaskan hingga kekinian KPU sebagai penyelenggara pemilu pada dasarnya siap untuk menyelenggarakan pemilu secara langsung yang dipilih oleh rakyat.
"KPU sampai hari ini siap menyelenggarakan pemilu secara langsung," tegasnya.
Sebelumnya Ketua Umum PBNU aid Aqil Sirodj menyampaikan keinginan NU agar presiden kembali dipilih oleh MPR. Keputusan itu sudah tertuang dalam keputusan Munas NU di Kempek, Cirebon pada 2012.
Said Aqil beralasan pemilihan presiden secara langsung menelan biaya yang tinggi, terutama biaya sosial. Sehingga pemilihan presiden oleh MPR bisa menjadi solusinya.
Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Subang, Presiden Jokowi Ajak Dua Stafsus Milenial
Tag
Berita Terkait
-
Demokrat Tolak Presiden Dipilih MPR: Masak Cuma Ditentukan Ketum Partai
-
Arief Budiman Peluk Semua Komisioner KPU usai MK Tolak Gugatan Prabowo
-
Sebut Pertama di Dunia, KPU Klaim Banyak Negara Ingin Pelajari Situng
-
Disebut Kubu Prabowo Over Pede, Ketua KPU: Saya Cukup Optimistis
-
KPU Siap Hadapi Gugatan Kubu Prabowo di MK Besok
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas