Suara.com - Pakar Politik LIPI Siti Zuhro mengatakan wacana atau usulan pemilihan presiden dikembalikan kepada MPR harus disertai dengan naskah akademik.
Nantinya naskah akademik tersebut berfungsi membeberkan apa dampak positif dan negatif jika MPR kembali menjadi lembaga tertinggi.
Selain untuk mencari dampak presiden dipilih langsung oleh MPR, naskah akademik serupa juga haris disertakan seiring dengan pemilihan secara langsung yang rencananya akan dievaluasi.
"Menurut saya silakan usul tapi harus disempurnakan usulan tadi itu dengan naskah akademik dan semua argumentasi baik secara filosofi, secara teks, secara konteks, dan secara empiris. Sehingga sampai pada keputusan MPR jauh lebih bagus. Nah, masyarakat kita semua membaca persandingan antara Pilpres langsung oleh rakyat dengan Pilpres oleh MPR,” ujar Zuhro di Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).
Zuhro sendiri tidak mempermasalahkan banyaknya wacana yang berseliweran antara pemilihan presiden secara langsung dan melalui MPR.
Terpenting, kata dia, segala usulan tersebut harus disertai naskah akademik dan melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusannya.
"Kan itu baru usulan dan ini kan demokrasi silakan saja berseliweran usulan. Tapi menurut saya ujung-ujungnya nanti tentu dikonsultasikan ke publik, tidak bisa langsung diketok palu," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
KPU Ogah Gubris Usul PBNU Presiden Dipilih MPR: Itu Wewenang Pembuat UU
-
Atlet Senam Gagal Ikut Sea Games karena Tak Perawan, Pengamat LIPI: Lebai
-
Demokrat Tolak Presiden Dipilih MPR: Masak Cuma Ditentukan Ketum Partai
-
Kritik Promosi Wisata Kesehatan Menteri Terawan, LIPI: Urus Saja BPJS
-
Tito Sebut Ongkos Pilkada Mahal, Peneliti LIPI: Mau Murah Dipilih Mendagri
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas