Suara.com - Kekecewaan dan kesedihan tengah menyelimuti Shalfa Avrila Sania, atlet Sea Games 2019 dari cabang senam lantai yang dipulangkan karena dituduh tidak perawaan. Hal itu juga dirasakan oleh pihak keluarga Shalfa.
Kabar mengenai atlet asal Kendiri itu kini ramai dibicarakan di media sosial. Sejumlah pihak menyayangkan keputusan tersebut lantaran dinilai tidak masuk akal.
Salah satunya yang turut bersuara yakni Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris. Lewat cuitannya di Twitter, ia menganggap keputusan itu berlebihan karena menurutya tidak ada hubungan antara prestasi atlet dan soal keperawanan.
"Ini apa lagi sih. Apa hubungan antara keperawanan dan prestasi sebagai atlet. Terlampau banyak orang-orang lebay di negeri ini," cuit @sy_haris.
Senada dengan hal itu, juga muncul dukungan dari sejumlah warganet lainnya seperti penggiat politik Permadi Arya alis Abu Janda dan penulis Nong Anda Darol Mahmada.
"Manusia gua yang ingin bawa bangsa mundur peradaban balik ke jaman batu. Primitif blas," kata Abu Janda.
"Ini kok g***** dan ngawur banget ya.. Apa hubungannya perawan dengan jadi atlit ya? Emang jd atlit senam mesti perawan apa? Kalo perawan bukan jd atlit tp jd bidadari aja noh di surga! @KemenporaRI gimana nih?," kata @nongadah.
Sebelumnya, Shalfa Avrila Sania dipulangkan dari Pelatnas Sea Games 2019 Filipina Gresik karena dituduh tidak perawan hingga mengalami trauma.
Imam Moklas selaku kuasa hukum Shalfa Avrila Sania sangat menyayangkan dengan perlakuan dari tim kepelatihan yang mengusir Shalfa Avrila Sania hanya dengan asumsi soal keperawanan.
Pihak pelatih juga disebut tidak menyeratkan surat resmi untuk pengembalian Shalfa Avrila Sania ke orang tua ataupun surat keterangan bahwa Shalfa Avrila Sania sudah tidak perawan.
Baca Juga: Optimalkan Kinerja, PLN Luncurkan Pusat Pengelola Informasi dan Solusi
Sesudah kejadian tersebut, orang tua Shalfa pun mencoba untuk melakukan tes keperawanan di dokter kandungan Rumah Sakit Bhayangkara dan hasilnya tidak seperti yang disebutkan pelatih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran