Suara.com - Pebriansyah Wanapi pemilik akun Twitter @PebriansyahW membagikan cerita saat dia menghadiri pesta pernikahan saudaranya. Cerita ini tentang seorang pria yang datang numpang makan ke pernikahan.
Cerita tersebut diunggah ke Twitter pada Minggu (1/12/2019).
Pebriansyah menceritakan bahwa ada seorang pria bernama Sendi tiba-tiba datang menghampiri pengantin saat akan keluar gedung.
"Sewaktu siang di pernikahan saudara, pas mau keluar gedung bersama pengantin pria mau merokok, tiba-tiba ada yang menghampiri dan mengajak salaman. Terus dia ngomong ke saudara 'a maafin saya sudah ikut makan di sini. Ini ada surat dari saya buat aa dan si teteh', pas kita buka surat dia lari," cerita Pebriansyah.
Pebriansyah mengaku diminta membacakan surat itu. Saat tahu isi suratnya semua orang justru merasa sedih.
"Pas di buka dan saya yang baca, bukannya marah ke yang ikut menumpang makan bukan yang di undang, malah jadi sedih karena sudah jujur dan minta maaf. Pas baca ada beberapa teman dan semua malah jadi sedih. Dan salut sama kejujuranya. Semoga orang ini cepat dapat kerja yang layak," ucapnya.
Surat itu merupakan permintaan maaf Sendi yang sudah numpang makan di pesta pernikahan.
Melalui surat itu, Sendi mengaku sebagai karyawan yang menjadi korban PHK. Dia mengalami kondisi yang kritis.
"Maafkan saya apabila saya mendatangi pesta pernikahan kalian. Maaf, saya hanya bisa memberikan doa terbaik untuk kalian. Semoga kalian menjadi pasangan yang sakinah, mawadah, warohmah, dilancarkan rezekinya, bagus kariernya, dikaruniai anak yang soleh, sehat, cerdas. Mohon ikhlaskan makanan yang telah saya konsumsi. Terima kasih," tulis Sendi di surat itu.
Baca Juga: Sesalkan Insiden di Pesan-Trend, Rektor UIN Suka Imbau Soal Islam Kafah
Sementara itu, Pebriansyah menambahkan "Kalau tadi tak lari malah mau dikasih makanan yang masih banyak buat dibawa pulang, tadi kepikiran mau dicari tapi tak tau kemana. Soalya cepat banget dan kita kelamaan fokus baca suratnya. Sekarang sekeluarga kita ngedoain dia cepet keluar dari masalahnya".
Cerita yang diunggah oleh Pebriansyah ini telah mendapatkan banyak respon warganet. Ada lebih dari 4 ribu like dan 2 ribu retweet sampai Senin (2/12/2019) siang.
Bahkan seorang warganet ada yang mengetahui identitas Sendi, pria yang mengirim surat permintaan maaf itu.
Berdasarkan penuturan pemilik akun Twitter @DyahAryPuspita, "Iya beliau (Sendi) komika (stand up comedian) sekaligus planologi engineering, domisili Bandung."
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia
-
Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo