Suara.com - Dua orang mengastanamakan dari Koalisi Mahasiswa Peduli Bangsa (Koma PB) terpaksa diamankan Pamdal DPR RI. Keduanya ditangkap lantaran berupaya melakukan orasi di lobby Nusantara III, Gedung DPR/MPR.
Mereka dan sejumlah orang dari Koma PB mencoba menyuarakan pendapat tentang penolakan dan perlawanan terhadap mafia atau kartel nikel. Mereka bahkan telah membuat keterangan tertulis berisikan tuntutan atas aksi menyampaikan pendapat.
Salah satu tuntutan mereka adalah meminta DPR agar membentuk Pansus mafia atau kartel nikel serta meminta pencabutan izin smelter yang mempermainkan harga beli bijih nikel.
Pantauan Suara.com, sejumlah orang yang mengaku mahasiswa tersebut mencoba membentangkan spanduk dalam aksi yang mendadak dilakukan di lobby. Namun belum sempat dibentangkan, Pamdal yang berjaga di sekitar langsung melakukan penindakan.
Orang-orang yang dianggap sebagai provokator dalam aksi tersebut kemudian dibawa menuju ke salah satu ruangan oleh Pamdal. Dalam melakukan pengamanan, mahasiswa yang tidak terima digiring saat diamankan, mencoba melawan.
“Lepas, lepas, lepas, jangan nyentuh,” ujar salah seorang dari mereka, Selasa (3/12/2019).
Setelah mereka dibawa ke pos, lobby Nusantara III kembali steril. Belum ada keterangan resmi dari pihal Pamdal DPR RI atas insiden tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras
-
Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga
-
Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim
-
Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?
-
Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi
-
Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas
-
OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026
-
Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan
-
Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal
-
Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei