Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Jakarta 2020 dengan nilai Rp 87,95 triliun ke DPRD Jakarta. Nilai itu naik 1,22 persen dibandingkan APBD Perubahan tahun 2019.
Nilai anggaran beserta programnya yang tercantum dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai APBD Jakarta Tahun Anggaran 2020 ini diserahkan Anies secara simbolis kepada Pimpinan DPRD Jakarta. Nantinya DPRD akan membahasnya dan menyampaikan pandangannya.
Dalam pidatonya, Anies berharap program-program strategis yang dibuat pihaknya dapat diterima oleh DPRD Jakarta.
"Total RAPBD Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 87,95 triliun atau meningkat sebesar 1,22 persen dibandingkan dengan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 86,89 triliun," ujar Anies di ruang paripurna gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2019).
Dalam RAPBD itu, Anies mengatakan Pendapatan Daerah Tahun 2020 direncanakan sebesar Rp 82,19 triliun atau meningkat 9,60 persen dibandingkan APBD Perubahan tahun anggaran 2019 sebesar Rp 74,99 triliun.
Rencana Pendapatan Daerah tersebut bakal berasal dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 57,56 triliun. Dana Perimbangan sebesar Rp 21,61 triliun serta Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp 3,01 triliun.
Selain itu, Rencana Pendapatan Asli Daerah diharapkan diperoleh dari Pajak Daerah sebesar Rp 50,17 triliun.
Kemudian Retribusi Daerah sebesar Rp 755,75 miliar. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp 750,00 miliar, serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah sebesar Rp.5,88 triliun.
Sedangkan untuk Dana Perimbangan sebesar Rp 21,61 triliun, berasal dari Dana Bagi Hasil sebesar Rp 17,82 triliun, serta Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 3,79 triliun.
Baca Juga: Anies Pakai Baju Dinas ke Reuni Akbar 212, Kemendagri: Masa Pakai Gamis
"Selanjutnya untuk lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp 3,01 triliun, berasal dari Pendapatan hibah sebesar Rp. 2,95 triliun, serta Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus sebesar Rp 62,61 miliar," kata Anies merincikan RAPBD 2020 di hadapan anggota DPRD.
Mantan Mendikbud ini mengatakan pihaknya tetap melaksanakan Kebijakan Strategis Daerah (KSD) di tahun 2020. Beberapa programnya disebut sudah disepakati dalam KUA-PPAS dan selanjutnya dalam RAPBD akan disepakati.
"Jadi kita Berharap semua KSD kita Kegiatan Strategis Daerah yang itu adalah terjemahan dari RPJMD nanti bisa dilaksanakan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif