Suara.com - Pemilihan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) masih berpolemik karena enam nama tengah dibahas untuk dicalonkan. Kendati demikian, Gerindra selaku partai pengusung meyakini masalah nama Cawagub ini akan selesai satu pekan sebelum akhir tahun.
Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif mengatakan penentuan nama Cawagub itu tergantung dari partai pengusung lainnya, yakni PKS. PKS disebutnya harus segera menentukan sikap setelah Gerindra mengajukan empat nama.
"Saya masih optimis kok. Optimis dalam waktu seminggu sebelum tutup akhir tahun dia (PKS) sudah memutuskan (nama Cawagub). Saya optimis," ujar Syarif di gedung DPRD DKI, Selasa (3/12/2019).
Menurutnya, pembahasan soal nama Cawagub tengah dilakukan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.
Ia menganggap jika PKS cepat menentukan dua nama dari enam nama yang ada, maka DPRD bisa menggelar rapat pimpinan untuk menentukan tata tertib pemilihan Wagub.
"Kalau calon kan bisa sambil paralel. Kalau dua nama dari Gerindra dan PKS maju, saya yakin itu cepat," kata dia.
Meski demikian, ia meyakini proses pemilihan DKI 2 ini akan berjalan jika satu dari dua calon berasal dari Gerindra. Namun jika keduanya dari PKS lagi seperti sebelumnya, maka ia meyakini pemilihan tak berjalan lagi.
"Tapi kan tergantung PKS. Ini bola ada di tangan DPP PKS. Kita tunggu saja lah ya," katanya.
Baca Juga: Terbitkan Peraturan Soal Majelis Taklim, Gerindra: Menag Tak Usah Lebay!
Berita Terkait
-
Gerindra Usulkan 4 Nama Cawagub DKI, PKS: Sedang Dipelajari di DPP
-
Diajukan Jadi Kandidat Cawagub DKI, Saefullah Pilih Fokus Jadi Sekda
-
Polemik Pemilihan Cawagub DKI, PKS Munculkan Nama Adhyaksa Dault
-
Bukan Ingkar Janji, Gerindra Anggap 4 Nama Baru Cawagub DKI Sebagai Solusi
-
Gerindra Ajukan Empat Nama, PKS Terancam Kehilangan Satu Cawagub
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar