Suara.com - Staf khusus milenial presiden Billy Mambrasar mengaku enggan menanggapi komentar nyinyir dari para warganet, termasuk politisi Partai Gerindra Fadli Zon. Ia menyebut Fadli Zon juga tak jauh berbeda dengan seorang buzzer.
Hal itu disampaikan oleh Billy melalui akun Twitter miliknya @kitongbisa. Billy menyebut bila ia ogah melayani cuitan bernada negatif di jejaring media sosial.
"Saya rasa model cuitan-cuitannya selama ini juga tidak beda jauh dengan cara buzzer menyinyir lawan politiknya," kata Billy seperti dikutip Suara.com, Rabu (4/12/2019).
Cuitan-cuitan Fadli Zon seperti busser itulah yang membuat Billy enggan berkomentar lebih jauh lagi. Meskipun Fadli masih kerap memberikan nyinyiran di jejaring media sosial.
"Saya rasa tidak perlu berkomentar," ungkapnya.
Untuk diketahui, Fadli Zon sempat menyebut bila para stafsus hanyalah pajangan saja. Ia berpendapat para stafsus tidak memiliki kemampuan yang mumpuni.
Kritikan dari Fadli Zon mengundang amarah parah stafsus. Para stafsus membeberkan kemampuan mereka sebelum dipanggil oleh Jokowi menjadi stafsus.
Tak hanya itu, belum lama ini Billy juga sempat mendapat risakan dari warganet. Hal itu berawal dari cuitan Billy yang menyebut 'kubu sebelah megap-megap).
Cuitan kontroversial tersebut telah dihapus oleh Billy. Ia juga telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik atas cuitan tersebut.
Baca Juga: Temui Jokowi, INSA Keluhkan Banyaknya Institusi Penegak Hukum di Laut
Berita Terkait
-
Fadli Zon: PMA Majelis Taklim Terpapar Islamophobia
-
Ada Sosok Carmuk ke Jokowi soal Presiden 3 Periode, Ini Kata Fadli Zon
-
Jokowi soal Cuitan Stafsus Billy Mambrasar: Salah Dikit, Gak Apa-apa Lah
-
Stafsus Sebut Kubu Sebelah Megap-Megap, Jansen PD: Jangan Sok Pancasilais
-
Reuni 212 Serukan Tangkap Sukmawati, Ini Kata Fadli Zon
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan
-
Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan