Suara.com - Adanya kabar bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo bakal memperbolehkan ekspor benih lobster. Kabar ini memunculkan penolakan dari beberapa pihak termasuk peneliti.
Padahal Menteri KKP periode sebelumnya, Susi Pudjiastuti membuat kebijakan bahwa benih lobster tidak boleh lagi diekspor.
Peneliti Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI, Syamsuddin Haris menyayangkan hal itu. Ia menilai kebijakan yang diterapkan Susi terkait pelarangan ekspor benih lobster sudah baik.
Hal tersebut disampaikannya melalui kicauan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya, @sy_haris, pada Rabu (4/12/2019).
"Sangat disayangkan jika Menteri KKP Edhy Prabowo mencabut tiap kebijakan yang sudah bagus dari menteri sebelumnya. Kebijakan Bu Susi Pudjiastuti melarang ekspor benih lobster justru untuk melindungi & menyelamatkan kekayaan laut kita bagi generasi mendatang," tulis Syamsuddin.
Dikutip dari Batamnews, partner Suara.com, Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo akan membahas kembali kebijakan izin membudidayakan baby lobster (benur). Termasuk kemungkinan mengekspor benur.
Edhy memutuskan langkah itu karena geram dengan banyaknya pencurian benih lobster di perairan Indonesia.
"Bahkan di Batam, pencurian itu bisa merugikan negara sampai 38 miliar," kata Edhy di Kota Batam, Rabu (13/11/2019).
"Dilepas liar kan menurut para ahli baby lobster hanya hidup 1 persen, tetapi kalau dibudidayakan maka yang hidup bisa 70 persen," imbuhnya.
Baca Juga: Timnas Hoki Indonesia Dilarang Tampil di SEA Games 2019
Sementara itu Indonesia belum mampu melakukan budidaya lobster. Menurut Edhy bisa saja baby lobster diekspor ke depannya.
"Kita ekspor dalam waktu tertentu, sampai pembudidaya ada di Indonesia," kata Edhy yang mengaku mendapatkan tawaran investor Vietnam untuk melakukan budidaya lobster.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?