Suara.com - Aparat Polsek Jagakarsa meringkus dua orang pengedar ganja yang kerap beroperasi di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019). Mereka adalah Harmudicky (24) dan Bangkit Sanjaya (23).
Penangkapan tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda di kawasan Depok, Jawa Barat. Di mana polisi terlebih dahulu meringkus Harmudicky.
Saat penagkapan, polisi menemukan ganja seberat 1.85 gram. Diduga, Harmudicky baru saja bertransaksi 'daun haram' tersebut.
“Di kantong jaketnya (Harmudicky) ditemukan dua linting ganja seberat 1,85 gram. Diduga dia baru saja bertransaksi,” ujar Kapolsek Jagakarsa, Kompol Harsono dalam keterangannya, Jumat (6/12/2019).
Kepada polisi, Harmudicky mengaku mendapat daun ganja tersebut dari seseorang bernama Bangkit. Bermodal 'kicauan' tersebut, polisi kemudian bergerak memburu Bangkit.
Akhirnya, polisi berhasil meringkus Bangkit tak jauh dari lokasi penangkapan sebelumnya. Saat pemeriksaan, polisi menemukan 100 gram ganja siap edar yang ditaruh di dalam helm.
Saat ditelisik, ternyata Bangkit mendapat barang dari seseorang berinisial M. Saat ini, status M masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Dia (Bangkit) mengaku dikasih (ganja) oleh orang yang inisialnya M. Kami masih lakukan penyelidikan," kata Harsono.
Kekinian, dua pemuda pengedar ganja tersebut telah digelandang ke Polsek Jagakarsa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Pengguna Narkoba Tembus 3,6 Juta, Kepala BNN: Paling Banyak Ganja
Berita Terkait
-
Ahli Hukum Pidana Trisakti Sebut Penangkapan Tapol Papua Tidak Sah
-
Perempuan Bobol Rumah Kosong dan Gasak Uang Dolar serta Emas
-
Nerd Saat SMA, Maudy Koesnaedi Menangis Tak Dapat Nilai Sempurna
-
Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba untuk Perayaan Natal dan Tahun Baru
-
M Bloc Space, Tongkrongan Baru Muda-mudi Jaksel
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI