Suara.com - Publik Malaysia belum lama ini dikejutkan dengan insiden bunuh diri yang dilakukan seorang pria berusia 30 tahun. Pria itu mengakhiri hidup dengan cara meloncat dari atas gedung hotel.
Disadur dari laman The Star, Kamis (5/12/2019), insiden tersebut terjadi pada Senin (2/12) lalu. Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya meloncat dari lantai 24 sebuah hotel di kawasan Teluk Kumbar, Penang pada pukul 18.30 waktu setempat.
Petugas distrik barat daya OCPD Supt A. Anbalagan mengatakan setelah meloncat, korban terjatuh di kolam renang yang berada di lantai delapan hotel. Seorang petugas hotel yang melihat kejadian itu sempat menyelamatkan korban yang masih hidup.
Namun, ketika hendak dilarikan ke rumah sakit, korban menghembuskan napas terakhirnya. Dari sanalah diketahui, jika pria 30 tahun tersebut bukan tamu hotel.
"Pria itu sebenarnya bukan tamu hotel, ia datang ke hotel untuk bunuh diri. Namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Supt A. Anbalagan.
Ia juga mengatakan, sebelum mengakhiri hidup ternyata korban meninggalkan surat wasiat yang ditemukan oleh petugas.
Dalam wasiat tersebut, korban meminta agar organ tubuhnya disumbangkan kepada orang yang membutuhkan ketika dia meninggal. Korban juga meninggalkan kontak kerabat yang bisa dihubungi terkait niat baiknya untuk mendonorkan organ.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Baca Juga: Ini Kronologi Bocah Tewas Kesetrum di Penjaringan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data
-
Ketua IDAI Yakin Mutasi dari RSCM ke RS Fatmawati adalah Hukuman karena Kritis ke Pemerintah?
-
Bukan Cuma Partai di Senayan, Komisi II DPR Bakal Libatkan Partai Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!
-
KPK Bicara Soal Potensi PT Bluray Jadi Tersangka Korporasi dalam Kasus Bea Cukai
-
Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk
-
SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!
-
Tragedi IMIP Pasca Longsor, Anggota DPR Desak Audit Total DAS: Jangan Tunggu Korban Berikutnya!
-
Wanti-wanti PDIP Usai Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS: Jangan Korbankan UMKM
-
Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI