Suara.com - Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta menggelar razia gabungan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Samsat terhadap mobil mewah yang masih menunggak pajak di Apartemen Pavilion, Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat pada Senin (9/2/2019).
Dalam razia tersebut, tim penyidik pajak menyusuri satu per satu basement parkiran mobil apartemen yang banyak terparkir mobil-mobil mewah. Setelah ditelusuri, petugas berhasil menemukan empat mobil mewah yang terbukti belum bayar pajak dan langsung ditempel stiker merah tanda belum bayar pajak.
"Total potensi kerugian negara akibat ketidakpatuhan terhadap pajak dari keempat mobil mewah ini ditafsir mencapai Rp 116.022.640," kata Kepala Unit PKB dan BBNKB Jakpus Manarsar Simbolon di Apartemen Pavilion, Jakarta Pusat pada Senin (9/2/2019).
Adapun keempat mobil mewah yang menunggak pajak tersebut bermerek Cadillac Escalad B 8965 II (Rp 71.350.000), Honda CRV B 88 UV (Rp 11.592.000), Mercedes Benz B 0013 MIR (Rp 20.501.640) dan Toyota Vellfire B 2851 PBF (Rp 12.579.000).
Munarsar menambahkan, tim penyidik pajak masih mengincar dua mobil bermerek Rolls Royce dan Ferrari yang juga berdomisili di Apartemen Pavilion itu karena tercatat menunggak pajak sebesar Rp 836 juta.
"Kedua mobil ini pemiliknya sama, cuma ini sedang keluar, tidak di lokasi. Tidak bisa kami tempel stiker, tapi surat peringatan sudah kami kirimkan," jelasnya.
Munarsar meminta wajib pajak untuk segera melunasi tunggakan pajaknya sebelum 30 Desember 2019, dalam bulan keringanan pajak.
"Ini momen yang penting bagi masyarakat untuk segera melunasi pajak yang belum terbayarkan sebelum 30 Desember. Itu untuk sembilan jenis pajak, termasuk pajak kendaraan bermotor dan PBB."
Baca Juga: Gandeng KPK, BPRD Sidak Penunggak Pajak Mobil Mewah
Berita Terkait
-
1.000 Unit Lebih Mobil Mewah di Jakarta Masih Tunggak Pajak
-
Tunggak Pajak Rp 135 Juta, Perusahaan di Jakbar Palsukan Pelat Mobil Mewah
-
Alamat Tak Sesuai STNK, Pemprov DKI Kesulitan Tagih Penunggak Pajak
-
Capai Rp 37 M, 1500 Mobil yang Menunggak Pajak Diburu hingga Akhir Tahun
-
Gandeng KPK, BPRD Sidak Penunggak Pajak Mobil Mewah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta