Suara.com - Bencana banjir terjadi di wilayah Kabuaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Kamis (12/12/2019). Akibatnya, sebanyak 387 murid SDIY Muaralabuh tidak bisa mengikuti ujian hari ini karena sekolah mereka terendam banjir.
"Akses jalan menuju sekolah juga tergenang air sehingga sulit dijangkau," kata Kepala Bagian Humas Solok Selatan, Firdaus Firman di Padang Aro, Jumat (13/12/2019), melansir Antara.
Camat Sungai Pagu Rolli Almar mengatakan, banjir di kecamatan itu hampir merata. Bahkan, daerah yang biasanya tidak terkena banjir sekarang juga terendam.
"Hampir semua sungai meluap dan merendam rumah warga di tepi Sungai Pagu," ujar dia.
Dia juga mengatakan, sungai yang meluap dan merendam rumah warga yaitu Batang Bangko, Batang Suliti, dan Anak Lolo.
"Sekarang kami sedang melakukan pendataan di lapangan," imbuhnya.
Hingga Jumat (13/12/2019) air terpantau belum surut. Warga pun masih bertahan di rumah masing-masing menunggu banjir surut.
Sementara itu, tak hanya SDIT Muaralabuh, sebanyak 162 murid SMP Negeri 2 Solok Selatan juga tak bisa mengikuti ujian semester akibat bencana alam. Jalan menuju sekolah tersebut dilaporkan terendam banjir sekitar 80 sentimeter.
"Ujian hari ini ada dua mata pelajaran, salah satunya seni budaya, terpaksa kami undur Senin (16/12/2109) karena jalan menuju ke sekolah terendam banjir," ungkap Kepala SMP Negeri 2 Solok Selatan, R. Ritta.
Baca Juga: Banjir Lumpur di Sigi, Dua Orang Meninggal dan Ratusan Lainnya Mengungsi
Ritta menambahkan, selain meliburkan murid, para guru juga tidak bisa ke sekolah. "Di sekolah air memang baru sekitar 30 sentimeter tapi akses ke sekolah yang tidak bisa karena terendam banjir," ujar Ritta.
SMP Negeri 2 Solok Selatan sendiri terletak di Kampung Tarandam, Nagari Pasar Muaralabuh, Kecamatan Sungai Pagu yang saat ini dilanda banjir akibat luapan Sungai Batang Sulit dan Batang Bangko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini
-
WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah
-
Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor
-
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
-
Sempat Absen Karena Naik Haji, Bos Maktour Bakal Diperiksa KPK Terkait Kasus Haji Pekan Depan
-
Pemadaman Listrik di Jawa Jadi Alarm Ketahanan Energi: IESR Soroti Ketergantungan pada Batu Bara
-
Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
-
Gembong Narkoba El Chapo Merengek Minta Pulang ke Meksiko, Mau Nonton Piala Dunia?
-
Jakarta Bakal Gelap Gulita Selama 60 Menit pada Sabtu Malam, Ini Alasannya