Suara.com - Muncul fakta baru terkait video viral penganiayaan yang dilakukan soerang wanita berinisial M terhadap HT, suaminya yang menderita penyakit stroke.
Dari penyelidikan yang dilakukan polisi, M merupakan istri kedua dari korban.
Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustakim menyampaikan, HT menikahi M setelah bercerai dengan istri pertamanya.
"Istri pertama sudah cerai, sekarang istri kedua lah, yang pertama cerai," kata Mustakim saat dikonfirmasi, Rabu (18/12/2019).
Dalam kasus penganiayaan tersebut, M merekam sendiri menggunakan ponsel genggamnya. Dengan sengaja, ia menaruh ponsel di dekat meja tamu dan merekam aksi kekerasan tersebut.
"Pada saat itu rupanya sama istrinya sengaja direkam, jadi di meja tamu itu ada piano yang ngerekam pelaku," kata dia.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku. Diketahui, M kekinian masih berobat jalan di Rumah Sakit Jiwa Grogol, Jakarta Barat.
"Berobat jalan, tidak sampai dirawat," papar Mustakim.
Sebelumnya, warganet digemparkan dengan beredarnya rekaman video yang menayangkan seorang perempuan yang melakukan penganiayaan terhadap laki-laki yang sedang duduk di sebuah sofa.
Baca Juga: Demi Selingkuhan, Pria Ini Tega Aniaya Istri dan Bawa Kabur Sepeda Motor
Video aksi penganiayaan itu menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Twitter @danielht2009.
"Tolong Pak Polisi usut kejadian tak berperikemanusiaan ini terjadi di mana, tangkap pelakunya!@DivHumas_Polri," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Dari rekaman berdurasi 2 menit, 20 detik itu, tampak lelaki itu menjerit kesakitan karena dianiaya wanita dengan menggunakan tongkat.
Dari penyelidikan yang dilakukan polisi, ternyata aksi penganiayaan tersebut terjadi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (11/12/2019), pekan lalu.
Berita Terkait
-
Gebuki Suami Stroke Pakai Tongkat, Ternyata Istrinya Idap Gangguan Jiwa
-
Video Penderita Stroke Dipukul Istri Sampai Menjerit Kesakitan Dikecam
-
Demi Selingkuhan, Pria Ini Tega Aniaya Istri dan Bawa Kabur Sepeda Motor
-
Aniaya Pemotor di Bantul, Pengendara Vixion ini Jadi 'Buronan' Wong Jogja
-
Aniaya Satpam, Remaja Asal Selandia Baru Diciduk Polisi di Bali
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku