Suara.com - Kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, untuk sementara tidak dapat menampung kendaraan jemaat Misa Natal Gereja Katedral tahun ini. Hal ini dikarenakan masjid terbesar di asia tenggara itu tengah direnovasi.
Kepala Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, mengatakan saat ini masjid tengah dalam tahapan renovasi. Pengerjaan proyeknya memakai kantung parkir yang ada.
"Tahun ini Istiqlal kan lagi direnovasi, jadi saudara-saudara kita yang katolik yang ingin ibadah itu enggak bisa parkir kendaraan di Istiqlal," ujar Abu saat dihubungi, Kamis (19/12/2019).
Meski demikian, kata Abu, lokasi parkir yang tidak bisa dipakai adalah yang berada di bagian dalam. Di bagian luar masih diperbolehkan jadi tempat parkir meski jumlahnya terbatas.
"Paling di pinggir-pinggir jalan, cuma itu terbatas karena takut menganggu orang lewat terus sempit. Mungkin sudah penuh sama kendaraan proyek kita," jelasnya.
Terkait hal ini, Abu mengatakan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak gereja katedral. Mereka disebutnya juga sudah mengetahui kondisi renovasi di Istiqlal.
"Kita sudah kasih tahu jauh-jauh hari ke mereka. Pas hari Sumpah Pemuda kan kita kepanitiaan bersama, mereka sudah tahu sendiri," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim