Suara.com - Kepastian terisinya kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga Uno beberapa waktu silam perlahan terungkap.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan pemilihan Wagub DKI Jakarta bakal dilakukan pada Januari tahun depan.
Untuk diketahui kursi Wagub DKI disebut-sebut merupakan jatah PKS. Tetapi, kata Muzani setelah diberi waktu, PKS tidak juga belum menyelesaikan persoalan Wagub DKI. Kekinian, Muzani menyatakan menemui Presiden PKS Sohibul Iman pada hari ini.
"Kita sudah lama serahkan pada PKS, kan setahun lebih proses itu berlangsung. Saya sore nanti akan bertemu Pak Sohibul," kata Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Jumat (20/12/2019).
Namun saat ditegaskan pertemuan keduanya dilakukan dalam rangka membahas kursi Wagub DKI, Muzani mengelak. Ia juga belum memberikan informasi lengkap terkait di mana lokasi pertemuannya dengan Sohibul.
"Enggak tahu, saya mau ketemu saja," ujar Sohibul.
Sebelumnya, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengklaim tak mempermasalahkan sikap Partai Gerindra yang mengusulkan empat nama calon wakil gubernur DKI Jakarta sebagai pendamping Anies Baswedan. Sebab, PKS bisa saja menolak keempat nama tersebut.
Menurutnya, siapa yang akan menduduki posisi Wagub DKI Jakarta tergantung akan keputusan PKS.
"Nanti tergantung PKS, PKS tolak empat-empatnya kan juga bisa. Enggak ada masalah, itu semuanya tergantung PKS," kata Sohibul di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019)
Baca Juga: Gerindra Usul 4 Nama Wagub DKI, Sohibul: Tergantung PKS, Semua Bisa Ditolak
Sohibul juga mengaku hingga kini partainya masih mengkaji siapa sosok yang akan mendampingi Anies. Sohibul pun enggan berkomentar banyak terkait keempat sosok yang diusulkan oleh Partai Gerindra.
Berita Terkait
-
Gerindra Beri Sinyal Batal Calonkan Sekda Saefullah Sebagai Cawagub DKI
-
Gerindra Usul 4 Nama Wagub DKI, Sohibul: Tergantung PKS, Semua Bisa Ditolak
-
Anies ke Pimpinan DPRD Baru: Pemilihan Wagub DKI Harus Jadi Perioritas
-
DPRD Usul Wagub DKI Lebih dari Satu, Anies: Sampaikan Saja ke Pusat
-
PKS - Gerindra Sepakat, Ini Dua Nama Cawagub DKI Jakarta
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial