Suara.com - Seorang lelaki berinisial HS kena tipu habis-habisan setelah berkenalan dengan sebuah akun Twitter bernama Viona Nanda.
Dari aksi mesum seperti beronani saat video call lewat aplikasi percapakan, WhatsApp, korban akhirnya diperas pelaku penipuan hingga puluhan juta rupiah.
Dikutip dari Solopos.com--jaringan--Suara.com, Senin (23/12/2019), aksi penipuan ini bermula ketika HS mem-follow akun Twittter Viona Nanda pada 2018 lalu. Saat itu, HS berkenalan dengan akun tersebut lewat direct message (DM).
Setelah mendapatkan nomor telepon, HS makin intens berkomunikasi dengan pemilik akun tersebut. Saking kepincut dengan pemilik akun tersebut, HS larut hingga sering melakukan chatting mesum hingga phone sex. Bahkan, HS pun mau mengirim video saat beronani seperti yang diminta Viona.
Tak lama setelah mengirim video onaninya itu, HS ditelepon orang yang mengaku Viona dan meminta korban mengirimkan uang Rp 1 juta. Permintaan uang itu sebagai tindakan agar video pornonya tak disebarluarkan ke media sosial.
HS pun akhirnya melaporkan kejadian itu ke polisi setelah pelaku telah memerasnya hingga mencapai Rp 40 juta.
Dari penelusuan aparat kepolisian, akhirnya terkuak pemilik akun Viona tersebut. Ternyata, orang yang melakukan penipuan kepada korban adalah laki-laki bernama Sony Wariaka. Polisi meringkus pelaku yang beraksi lewat akun cewek itu di Ambon, Maluku.
Terkait kasus penipuan ini, telah dijebloskan ke penjara. Soni divonis 10 bulan penjara terkait sidang putusan yang pimpin Ketua majelis Hisbullah Idris dengan anggota Anton Widyopriyono dan Sarwedi.
Dalam kasus ini, Sony dinyatakan terbukti melanggar Pasal 369 ayat KUHP tentang Pemerasan.
Baca Juga: Chat Mesum Suruh Wanita Pamer Alat Vital Beredar di Akun Biro Jodoh
"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Sony Wariaka oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 bulan," ujar majelis hakim sebagaimana dikutip dari laman resmi MA, kemarin.
Berita Terkait
-
Terlalu Polos, Begini Jadinya Jika Penipu Balik Ditipu
-
Penipu Ngaku Ajudan Wakil Wali Kota Bekasi Kabur Bawa Duit Rp 17 Juta
-
Bongkar Penipuan Bermodus Rekrutmen Pegawai PT KAI, Polisi Tangkap 2 Orang
-
Belasan Orang di Bekasi Tertipu Pria Mengaku Ajudan Wakil Wali Kota
-
Cerita Perempuan Hamil 6 Bulan Kepergok 35 Kali Tipu Toko Emas di Solo
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis