- Aksi pencopetan viral di Blok M Hub mendorong PT MRT Jakarta memperketat langkah pengamanan kawasan tersebut.
- Pengelola menambah CCTV dari 16 menjadi 51 titik serta mengintensifkan patroli keamanan rutin harian.
- Polres Metro Jakarta Selatan kini sedang mendalami identitas pelaku pencopetan berdasarkan rekaman digital.
Suara.com - Kawasan Blok M Hub mendadak menjadi sorotan publik setelah aksi pencopetan yang terekam kamera pengawas viral di berbagai platform media sosial.
Salah satu insiden yang paling menyita perhatian terjadi pada 8 Februari lalu, saat seorang pelaku beraksi dengan sangat tenang menggasak ponsel milik wanita yang sedang asyik berswafoto di area pejalan kaki.
Menanggapi keresahan masyarakat tersebut, PT MRT Jakarta selaku pengelola kawasan angkat bicara mengenai langkah-langkah pengamanan yang kini sedang diperketat.
Pihak pengelola menyatakan telah melakukan penataan dan peningkatan fasilitas secara bertahap sejak resmi mengelola Blok M Hub pada awal Januari 2025 lalu.
"Untuk mentransformasikan kawasan ini menjadi simpul transportasi dan ruang publik yang lebih nyaman, aman, dan tertata," ujar Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/2/2026).
Sebagai langkah konkret dalam meredam angka kriminalitas, pihak pengelola telah menambah jumlah titik CCTV secara signifikan di berbagai area strategis.
"Dari sisi keamanan, pengawasan diperkuat melalui penambahan titik CCTV dari 16 menjadi 51 di berbagai area strategis, untuk memperluas jangkauan pemantauan dan mempercepat respons," lanjut Rendy menjelaskan.
Selain mengandalkan teknologi kamera pengawas, personel keamanan juga disiagakan penuh untuk melakukan patroli rutin di sepanjang jam operasional kawasan.
"Petugas keamanan berjaga setiap hari selama jam operasional, melakukan patroli rutin, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum," kata Rendy lagi.
Baca Juga: Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
Pihak MRT Jakarta tak lupa menitipkan pesan kepada para pengunjung agar senantiasa waspada dan tidak lengah terhadap barang berharga milik pribadi saat berada di area publik yang padat.
Berdasarkan data lapangan, komplotan pencuri di wilayah ini ditengarai menggunakan modus operandi yang rapi dengan penampilan necis untuk membaur dengan keramaian.
Beberapa pelaku bahkan dilaporkan bekerja secara berkelompok dan sempat menyembunyikan barang bukti di lokasi tersembunyi untuk mengecoh pemeriksaan petugas.
Saat ini, Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Kebayoran Baru sedang mendalami identitas para pelaku melalui rekaman digital yang telah dikumpulkan.
Peningkatan patroli jalan kaki juga terus diintensifkan mengingat Jakarta Selatan masuk dalam daftar wilayah dengan laporan pencurian yang cukup aktif pada periode 2025-2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia