- RSCM menjamin pelayanan kesehatan tetap diberikan kepada semua pasien, termasuk BPJS PBI nonaktif, dengan prinsip keselamatan pasien utama.
- Direktur Medis RSCM menyatakan penanganan medis didahulukan, sementara penyelesaian administrasi dapat dilakukan setelah perawatan pasien berjalan.
- RSCM telah menambah kapasitas tempat tidur dari 900 menjadi 1.280 guna mengimbangi peningkatan kebutuhan layanan intensif pasien.
Suara.com - Manajemen Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tetap diberikan kepada seluruh pasien, termasuk peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang status kepesertaannya sedang tidak aktif.
Direktur Medis dan Keperawatan RSCM dr. Renan Sukmawan memastikan rumah sakit mengedepankan prinsip patient first atau keselamatan pasien sebagai prioritas utama.
“RSCM selalu menerapkan patient first. Layani pasiennya dulu, administrasi belakangan,” ujar Renan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (13/2), dikutip dari ANTARA.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons isu yang sempat beredar mengenai dugaan penolakan pasien BPJS PBI nonaktif. Renan menegaskan, pasien tetap akan mendapatkan penanganan medis terlebih dahulu, sementara persoalan administrasi dapat diselesaikan setelahnya.
Menurut dia, keselamatan pasien menjadi fokus utama dalam setiap layanan, terutama pada kondisi darurat maupun penyakit katastropik yang mengancam jiwa.
Renan menjelaskan bahwa dalam kasus-kasus penyakit katastropik, sistem akan melakukan aktivasi kepesertaan secara otomatis sehingga pasien tetap dapat memperoleh layanan yang dibutuhkan.
Ia berharap penjelasan ini dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat yang khawatir tidak bisa mengakses layanan kesehatan karena kendala administrasi.
Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak ragu datang ke rumah sakit meskipun menghadapi persoalan pembiayaan atau status kepesertaan BPJS.
“Setiap saat kami akan layani. Jangan pikir administrasi. Bahkan kalau memang tidak ada dana sama sekali, tidak akan kami permasalahkan, yang penting nyawanya bisa tertolong,” katanya.
Baca Juga: Sindir Orang Kaya Masuk PBI, Menkes: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp42.000?
Selain memastikan keberlangsungan layanan bagi pasien, RSCM juga terus meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mengimbangi peningkatan jumlah pasien setiap tahun, yang sebagian besar merupakan rujukan kasus penyakit berat dan membutuhkan penanganan intensif.
Renan menyebutkan kapasitas tempat tidur di RSCM terus bertambah dalam dua tahun terakhir.
“RSCM terus mengembangkan kapasitasnya, dari sebelumnya dua tahun lalu 900 tempat tidur, sekarang menjadi 1.280,” ujarnya.
Dengan penambahan kapasitas tersebut, RSCM berharap dapat terus memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan, termasuk bagi peserta BPJS PBI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kunjungi Borobudur, Wamensos Agus Ajak Warga Lebih Mandiri Lewat Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok
-
Wamensos Agus Jabo Tinjau Pembangunan Rumah Sejahtera Terpadu di Magelang
-
Ada Truk 'Lumpuh', Arus Lalu Lintas di Brigjend Katamso Jakarta Barat Semrawut Pagi Ini
-
BNPT Tangkap 230 Orang Terkait Pendanaan Terorisme
-
Cak Imin: Bencana Bertubi-Tubi Bisa Picu Kemiskinan Baru
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan