Suara.com - Seorang anak di Kecamatan Ngabang, Kalimantan Barat ditemukan tertidur di depan teras sebuah kios. Belakangan diketahui, anak itu merupakan korban tindak kekerasan orang tuanya.
Foto anak ini tersebar luas di media sosial baik di Facebook maupun Twitter. Awalnya foto-foto anak ini disebarkan di grup Facebook yang bersumber dari Cicilia Christhover.
Dia menyebutkan lokasi penemuan anak ini di di daerah Ngabang Kalimantan Barat.
Kemudian Surya Saputra melalui akun @BelzebubVos membagikan konten tersebut di Twitter pada Jumat (27/12/2019).
Dalam foto tersebut tampak seorang anak laki-laki memakai baju hitam dan bercelana pendek. Separuh pakaiannya basah terkena air.
Foto lain memperlihatkan anak ini tertidur pulas di depan teras sebuah kios. Nampak air menggenangi tempat tidurnya.
Berdasarkan penjelasan Surya lewat akun @BelzebubVos, "Anak ini tertidur nyenyak sehingga dia tidak sadar air hujan basahi tubuhnya".
Orang yang menemukan dan mengambil foto ini lantas membangunkan anak tersebut.
"Dia (anak) mengatakan bahwa dia kabur dari rumah karena sering dipukuli ayah dan ibunya," tulis Surya.
Baca Juga: Jadi Bakal Calon Wali Kota Medan, Menantu Jokowi Temui Prabowo
Ia menjelaskan bahwa saat ini anak tersebut telah mendapatkan penanganan dari pihak berwajib.
"Terlihat bahwa anak ini anak yang sangat baik dia sudah tahu bahwa tempat itu kotor tapi dia masih melepaskan sandalnya. Tapi sekarang Alhamdulillah dan juga ikut senang karena dapat kabar bahwa dia sekarang sudah ditolong oleh seseorang saat dia waktu berada di kantor polisi," ujar Surya.
Pantauan Suara.com, postingan @BelzebubVos yang memperlihatkan anak korban pemukulan orang tua ini telah mendapat banyak respon warganet.
Hingga Sabtu (28/12/2019) sore, ada lebih dari 19 ribu like dan 13 retweet diberikan warganet di sana.
Rata-rata warganet menyalahkan orang tua anak tersebut.
"Fix orang tuanya punya gangguan. Ye kalo tuh orang tuanya gak sanggup & gak bisa ngedidik anak, ngapain punya anak. Anak gak salah apa-apa malah dijadiin korban, nih contoh-contoh orang tua yang bakal ngerusak masa depan anaknya sendiri," komentar @joykinder10_
"Bilang polisi jangan dipulangkan ke orang tuanya!" tulis @fadilqr.
Sementara warganet lain bersimpati kepada anak tersebut.
"Kasian banget semoga kamu bahagia terus dek," tulis @liviaayu123.
Berita Terkait
-
Histeris Naik Bianglala, Reaksi Wanita Ini Bikin Ikutan Merinding
-
Viral Video Pria Beronani di Bendung Colo Bikin Geger Warga Sukoharjo
-
Istri Setia, Nikah Lagi agar Ada Uang Rawat Eks Suami yang 20 Tahun Lumpuh
-
Diam Memandang Nisan Tuannya, Kucing ini Sakit Sejak Majikan Meninggal
-
Diduga Gadis Indonesia Duduki Makam, Fotonya Masuk Berita Internasional
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua