Suara.com - Jia, wanita asal Shandong, China, memutuskan menceraikan suaminya yang lumpuh dan menikah dengan pria lain. Keputusan ini dipilih agar Jia dapat merawat mantan suaminya tersebut.
Disadur dari World of Buzz, Jumat (27/12/2019), Jia telah merawat mantan suaminya yang lumpuh selama lebih dari 20 tahun. Lelaki itu lumpuh karena jatuh dari lereng bukit setinggi 40-50 meter.
Kecelakaan tersebut membuat mantan suami Jia mengalami kerusakan otak yang parah, seperti dilansir China Press. Ia tidak bisa bekerja untuk memenuhi kebutuan keluarga.
Dalam keadaan berduka, Jia masih harus merawat suami dan anak-anaknya.
Jia harus merawat suaminya selama seharian penuh. Dia tidak bisa pergi mencari pekerjaan atau mendapatkan penghasilan untuk menghidupi keluarganya.
Menurut laporan media setempat, situasi keuangan yang sulit menjadi alasan Jia untuk membuat keputusan menceraikan suaminya.
Wanita itu menikah dengan pria lain sehingga dia dapat terus merawat mantan suaminya yang lumpuh.
Sementara itu, keluarga mantan suaminya paham terhadap kondisi sulit mereka. Keputusan Jia menikah lagi juga direstui oleh keluarga.
Jia sendiri tidak berpikir bisa menemukan pria yang cukup baik dan memahami situasinya, apalagi menikah dengannya.
Baca Juga: Minta Pemerintah Terbitkan SKT FPI, MUI: Masak Berharap Saya Tidak Boleh
Tetapi dengan bantuan tetangganya, Jia diperkenalkan kepada seorang pria sejati yang ingin membantu situasinya.
Suami baru Jia tidak hanya bersedia untuk menemaninya dan berbagi beban merawat lelaki lumpuh itu. Dia juga setuju untuk mendukung finansial keluarga mereka.
Walau demikian, Jia merasa itu adalah tanggung jawab utamanya untuk merawat mantan suaminya.
Meskipun dihadapkan dengan banyak kesulitan, Jia berpendapat bahwa dia dapat mengatasinya selama memiliki keberanian dan cinta.
Berita Terkait
-
Bela Uighur, Massa PA 212 di Kedubes China: Kami Tidak Rela
-
Diam Memandang Nisan Tuannya, Kucing ini Sakit Sejak Majikan Meninggal
-
Diduga Gadis Indonesia Duduki Makam, Fotonya Masuk Berita Internasional
-
Jelang Aksi Bela Uighur, Polisi Perketat Keamanan di Kedubes China
-
Mau Didemo Aksi Bela Uighur, Kedubes China Dipasang Kawat Berduri
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?