Suara.com - Video wanita mengamuk dan melontarkan kata-kata rasis usai mobilnya bersenggolan dengan kendaraan lain viral di media sosial.
Rekaman tersebut beredar luas setelah dibagikan oleh akun Twitter @cecempit, Senin (30/12/2019).
Dalam unggahannya, akun @cecempit mengungkap kronologi insiden wanita mengamuk dan melontarkan cacian rasis.
"Ada yang kenal ibu ini? Jadi kronologi nya, kita sekeluarga sedang menuju ke Plaza Indonesia, di lampu merah ibu ini dari jalur paling kanan memaksa jalanan ke kiri hingga akhirnya menyerempet mobil kita. Lantas kita turun dengan itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara damai #muslimdodol," tulis narasi @cecempit.
Ia lalu menuliskan cacian bernada rasis yang dilontarkan wanita tersebut kepada pengendara lain.
"Dalam kondisi emosi yang membara sambil membabi buta dia terus ngoceh hingga keluar kata-kata pamungkas “dasar Ci**!” “Dasar ci**, pulang lu sana!” sekaligus mendorong-dorong saya sampai tangan nya kena ke muka saya," imbuhnya.
Setelah itu, @cecempit pun mengatakan, akibat insiden tersebut jalanan sempat macet. Sementara wanita yang mengamuk melarikan diri dengan mobil bernomor polisi B 125 RIN miliknya.
Unggahan tersebut sontak menuai perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka yang turut dibuat kesal dengan sikap wanita dalam video.
Namun, ada juga yang justru menyoroti narasi @cecemprit lantaran memuat hastag yang dinilai bernada rasis.
Baca Juga: Sambut Tahun Baru 2020, Aturan Ganjil Genap di Jakarta Seperti Ini
Bahkan, Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjutak meminta agar penyebar video ditangkap karena menggunakan hastag yang berpotensi memecah belah persatuan.
"Akun-akun seperti ini harus ditangkap, hastag-hastag penuh kebencian seperti ini yang memecah belah kita. mohon pihak kepolisian dicari dan ditindak. terimakasih. @DivHumas_Polri," cuit Dahnil.
Senada dengan hal itu, politikus Partai Gerindra Rachel Maryam turut mengecam hastag yang dibagikan.
"Mbak, hastag Anda yang dodol. Gak Pancasila banget hastagnya," tulis Rachel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku