Suara.com - Hujan deras mengguyur kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Selasa (31/12/2019) sejak pukul 17.00 WIB. Akibatnya, persiapan acara konser malam Tahun Baru 2020 terpaksa dihentikan.
Pantauan Suara.com di kawasan Patung Kuda, sejak pukul 16.30 WIB, operator panggung hiburan bergegas menutupi sound system mereka dengan terpal ketika melihat hujan mulai turun.
Sejumlah artis yang tengah melakukan cek sound juga terpaksa dihentikan.
Tindakan cepat tersebut membuat panggung tetap berdiri kokoh dan alat aman dari terjangan hujan lebat.
Sejumlah pengunjung Monas yang tadinya berkumpul menyaksikan cek sound juga langsung membubarkan diri ketika hujan turun.
Mereka berlarian dan berteduh ke arah taman kuliner IRTI Monas dan jembatan penyebrangan.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika sebelumnya memprakirakan pada pukul 16.30 WIB area Jabodetabek akan mengalami hujan sedang hingga lebat.
BMKG juga memprakirakan hujan di beberapa lokasi di Jabodetabek juga disertai dengan kilat atau petir.
Dalam prakiraan itu, BMKG menyatakan keadaan cuaca seperti disebut di atas akan berlangsung hingga pukul 20.00 WIB.
Baca Juga: Malam Tahun Baru TMII Diguyur Hujan, Pengunjung Berteduh di Dalam Anjungan
Berita Terkait
-
Monas Dibikin Adem dengan Hujan Deras Sampai Berkabut Tipis
-
1875 Personel Gabungan Gelar Apel Pengamanan Pesta Tahun Baru 2020
-
Sambut Tahun Baru 2020, Warga Bangun Tenda Penuhi Pantai Ancol
-
Kapasitas Parkir IRTI Monas Berkurang di Malam Tahun Baru
-
Malam Tahun Baru di Jakarta, Sniper Disebar ke Titik Rawan Keramaian Warga
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas