Suara.com - Sejumlah titik di wilayah Jakarta Barat hingga Kamis (2/1/2019) pukul 18.00 WIB masih tergenang air banjir, sehingga belum bisa dilintasi kendaraan bermotor.
Berdasarkan informasi yang Dinas Perhubungan Jakarta Barat, setidaknya ada sejumlah ruas jalan di 5 kecamatan dari 7 kecamatan yang masih tergenang air banjir.
"Wilayah Kecamatan Palmerah nihil, wilayah bisa akses dan Wilayah Kecamatan Taman Sari l genangan atau banjir nihil, jalan bisa diakses lalu lintas lancar normal," kata Kepada Suku Dinas Perhubungan Jakbar Erwansyah saat dikonfirmasi, Kamis (2/1/2019)
Untuk Jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan di wilayah Kota Jakarta Barat, antara lain:
Kecamatan Grogol Petamburan
1. Kelurahan Jelambar
- Jalan Satria Raya dari (TL. grogol sampai stasiun grogol).
- Jalan Satria 1; Jl Satria 2; Jl Satria 3, dan Jl Satria 4, ketinggian air berkurang dari 70 cm menjadi 50 cm tetap belum bisa dilalui kendaraan.
2. Kelurahan Tanjung Duren Utara
- Jl Tanjung Duren Barat 1, Jl Tanjung Duren Barat 2
- Jl Taman Daan Mogot Raya
- Jl Kali Sekretaris
3. Kelurahan Wijaya Kusuma
- Jl PTB Angke -+ 20-30 cm
- Jl Daan Mogot -+ 30-40 cm
- Jl Perdana -+ 10-15 cm
- Jl. Karya -+ 20-30 cm
Kecamatan Tambora
Baca Juga: Banjir Masih Merendam Sejumlah Titik di Jakarta Barat
Sepanjang Jalan Tubagus Angke belum bisa dilewati KR roda 2 dan 4.
Kecamatan Kebon Jeruk
Jalan Panjang arah dari Tl Kedoya Pesing a.d duta buah menuju Daan Mogot ketinggian air 90 cm
Kecamatan Kembangan
- Arus Lalin dari Utara dan Timur ke arah Barat Jl.Pasar Minggu : 120cm tidak dapat dilintasi.
- Jl Kembangan Utara Genangan : 20-70 cm tidak dapat dilintasi
- Jl Kembangan Raya Genangan :20-50cm tidak dapat dilintasi
Kecamatan Cengkareng
- Jalan Puskemas 1 sampai Jl Puskesmas Ujung Kecamatan Cengkareng ketinggian genangan 50 cm, tidak dapat di lalui kendaraan R2 atau R4
- Jalan Daan Mogot deket Fly Over Pesing genangan 100 cm, tidak dapat di lalui kendaran R2 atau R4
- Jalan Ring Road Rawa Buaya depan terminal Kec. Rawa Buaya genangan 80 cm, tidak dapat di lalui R2 atau R4
- Jalan Ring Road Rawa Buaya depan pasar sentra genangan 20cm, dapat di lalui R2 atau R4
- Jalan Alhikmah Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng genangan 1,2 m, Tidak dapat di lalui R2 atau R4
- Jalan Jambu Duri kosambi Kecamatan Cengkareng genangan 30 - 50cm, Tidak dapat di lalui R2 atau R4
- Jalan Ujung Aspal Duri Kosambi Kecamatan Cengkareng genangan 40 - 60cm, Tidak dapat di lalui R2 atau R4
Kecamatan Kalideres
Pasar Hipli 25 - 50 cm masih belum bisa diakses.
Berita Terkait
-
Tinjau Banjir di Duri Kosambi, Anies Sebut Bantuan Akan Segera Datang
-
Berkah Banjir Jakarta, Penjaja Jasa Angkut Motor Laris Manis
-
Banjir Jakarta, Anak Buah Anies Dicecar Menteri PMK dan Kepala BNPB
-
Penyakit Pascabanjir Mengintai, PDEI Imbau Masyarakat Waspada
-
Menkes Terawan Kerahkan 11 Ribu Tenaga Kesehatan untuk Bantu Korban Banjir
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks