Suara.com - Komjen Gatot Eddy Pramono resmi menjabat sebagai Wakapolri usai dilantik secara resmi oleh Kapolri Jenderal Idham Azis di Mabes Polri, Selasa (7/1/2020) kemarin. Jabatan yang ditinggalkan Gatot kini diisi oleh eks Kapolda Nusa Tenggara Barat, Irjen Nana Sujana.
Dalam acara pisah sambut yang digelar di Polda Metro Jaya, Rabu (8/1/2020), Gatot berpamitan pada jajarannya. Selain itu, dia menyampaikan maaf jika dirinya memiliki salah selama bertugas.
"Saya mohon pamit dari Polda Metro Jaya. Dalam kesempatan ini kalau ada yang kurang-kurang namanya juga manusia, nggak ada yang sempurna, mohon maaf ya," kata Gatot.
Gatot juga menyampaikan pesan pada Nana yang kini berstatus sebagai Metro 1. Salah satunya pengamanan gelaran Pilkada 2020.
"Tahun 2020 ini ada wilayah kita gelar pilkada, Tangsel dan Depok. Teman-teman (wartawan) juga bisa bantu sejukkan situasi," sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Nana menyatakan akan melanjutkan tugas Gatot untuk menjaga keamanan di wilayah hukum Jakarta.
"Beliau (Komjen Gatot Eddy Pramono) juga sama selama ini mengedepankan upaya pencegahan, mengedepankan fungsi intelijen, bina masyarakat dalam mengantisipasi dan mendeteksi setiap permaslahan yang ada. Ini akan terus kami lanjutkan," ujar Nana.
Berita Terkait
-
Komjen Gatot Eddy Pramono Resmi Jadi Wakapolri
-
Malfungsi Pompa Air, Kasudin SDA Jakbar Dipanggil Polda Metro
-
Kapolri Pimpin Sertijab, Komjen Gatot Eddy Dilantik Jadi Wakapolri
-
Novel Baswedan Menduga Pelaku Penyiraman Air Keras Lebih dari Dua Orang
-
Diperiksa Penyidik, Novel Khawatir Pasal yang Diberikan ke Pelaku Tak Tepat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak