Suara.com - Sebuah undangan pernikahan mirip artikel ilmiah beredar di grup Whatsapp dan menjadi sorotan warganet. Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi bahkan mengira undangan itu hanya main-main.
Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @BurhanMuhtadi yang diunggah pada Rabu (8/1/2020) Burhanuddin Muhtadi mengunggah foto undangan pernikahan yang mirip artikel ilmiah ini.
"Undangan ini berseliweran di Whatsapp grup. Mungkin yang bikin dosen yang terobsesi Scopus tapi kasih tak sampai," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (9/1/2020).
Pantauan Suara.com, cuitan Burhan ini telah mendapatkan lebih dari 3.700 like, 2.800 retweet dan 182 komentar dari warganet, pada Kamis (9/1/2020) siang.
Dalam undangan itu tertulis, "Ini Hanya Undangan Resepsi Pernikahan yang Ditulis Mirip Artikel Ilmiah, Bukan Jurnal atau Prosiding." Tertulis juga nama pengantin, waktu acara, sampai denah tempat resepsi pernikahan.
Acara resepsi pernikahan ini rencananya berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2020 di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Burhan kaget ketika tahu ternyata undangan ini memang benar adanya setelah membaca komentar warganet di cuitannya itu.
Seorang warganet @bayibayuu menjelaskan bahwa Ari Prima, pengantin pria di undangan yang viral itu adalah temannya ketika menempuh program pendidikan magister menuju doktor di jurusan Peternakan, Universitas Diponegoro. Ari Prima sekarang menjadi dosen UMM.
"Ini serius ada orangnya? Ampun, di grup-grup WA yang saya ikuti, undangan ini terkesan main-main," ucap Burhan.
Baca Juga: Penjelasan Polisi Bongkar Makam Lina eks Istri Sule Pagi Ini
Setelah undangannya viral, Ari Prima sang pembuat undangan tersebut kemudian buka suara. Ia mengaku undangan itu sebenarnya hanya dikirim kepada dosen dan teman-temannya di Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).
"Padahal yang dicetak cuma 20 lembar, dan itu hanya untuk dosen dan teman-teman PMDSU, ternyata jadi rame juga," ucap Ari melalui cuitan di akun Twitter @ari_arprim, Rabu (8/1).
Ari Prima mengakui mendapatkan inspirasi membuat undangan seperti itu lantaran ia sering membuat karya tulis ilmiah. Ia ingin momen sakral pernikahannya menjadi berbeda dari pernikahan lainnya.
"Undangan ini memang terinspirasi karena kebiasaan nulis, alhamdulillah Scopus saya juga sampai kok, ini juga enggak main-main, tapi hanya ingin berbeda karena salah satu momen penting dalam hidup," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Niat Banget, Warganet Ini Cari Helem Buat Bebeknya
-
Pengemudi Avanza yang Dikejar Warga Ternyata Pencuri Sabun Cuci Wajah
-
Budayakan Membaca! Promo Gila-gilaan Cucian Mobil, Berujung Bikin Kesal
-
Anti Mainstream, Cara Angkut Kayu Ini Bikin Ingat Undur-Undur
-
Viral Pengemudi Innova di Kemang Diteriaki Maling, Polisi Turun Tangan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
AMLI Soroti Dampak Ranperda KTR: Usaha Reklame Tertekan, Tenaga Kerja Terancam
-
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK