Suara.com - Di media sosial, layanan media streaming digital Netflix menjadi bahan perbicangan belakangan ini. Warganet menyoroti perbedaan tanggapan antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).
Dua lembaga pemerintah tersebut melalui menterinya memberikan tanggapan yang saling bertolak belakang. Hal itu ramai diungkit warganet setelah akun Twitter resmi @NetflixID membagikan respons Kemdikbud.
Kemdikbud menjalin kerja sama dengan Netflix melalui investasi sebesar 1 juta dollar atau Rp 14 miliar demi kemajuan perfilman Indonesia.
"Kami apresiasi Netflix yang memberikan dukungan terhadap pertumbuhan perfilman Indonesia. Kemitraan ini kita lakukan sebagai upaya mendukung dan menginternasionalkan produksi film anak bangsa," ujar Mendikbud Nadiem Makarim.
Kemdikbud dan Netflix akan mencanangakn beberapa program demi mendukung kebijakan tersebut seperti workshop proses pembuatan film dan kompetisi film pendek.
Kebijakan itu, lantas oleh sejumlah warganet dibandingkan dengan Kominfo.
Untuk diketahui, Menkominfo Johnny G. Plate mengkritik Netflix karena dinilai terlalu banyak menampilkan konten asing. Kominfo berharap, Netflix kedepannya lebih mendorong kreasi anak bangsa.
"Kita minta Netfliz original jangan dulu, lah di Indonesia, gunakan dulu hasil kreativitas anak Indonesia sendiri dulu, kalau bisa," terang Johnny G. Plate.
Seketika warganet pun mengkritisi beda sikap antara Kemdikbud dan Kominfo. Mereka ramai memberikan komentar bernada sindiran seperti ini.
Baca Juga: Jika Jakarta Banjir Lagi, Polisi Izinkan Pemotor Masuk Tol
"Tanah Airku dalam urudsan Netflix aja bisa selucu ini," tulis @SofwaTunisa.
"Benda generasi, yang satu boomber yang satu millenials, ya wajar pemikirannya beda jauh," kata @meitanama.
"Kebanyakan dari Indonesia terlalu mengartikan semua hal sebagai ancaman. Untungnya, ada beberapa yang menilai bahwa selalu akan ada sebuah peluang," celoteh @L1garYo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi