Chika mengurungkan niatnya lantaran ia tak memiliki uang yang cukup untuk membelikan 9 tiket. Ia tak menyanggupi permintaan oknum jaksa tersebut.
Penantian Panjang Dibayar Kabar Duka Anaknya
Chika mengumpulkan tabungannya sedikit demi sedikit untuk membeli tiket menuju Sanggau.
Ia berencana pergi seorang diri untuk menjemput buah hati tercinta yang tak bisa ia temui selama lebih dari 10 tahun.
Setibanya di Sanggau, Chika dihadapkan dengan kenyataan pahit. Anak semata wayangnya telah meninggal dunia sejak 31 Desember 2008 diduga akibat dianiaya oleh Yacub.
"Tetangga bilang anak itu sering dipukul. Mantan suami saya itu setelah bercerai (dengan saya) kemudian menikah lagi," tuturnya.
Janji Palsu Kejati Sumut
Di Sanggau, Chika berusaha mencari keberadaan Yacub namun tak berhasil. Ia kembali ke Medan dengan hati yang hancur.
Medio 2019, ia kembali mendatangi Kejati Sumut dan menemui Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagan.
Baca Juga: Pilotnya Tuduh Penumpang Hina Maskapai, Garuda Indonesia Minta Maaf
Sumanggar memberikan angin surga bagi Chika menanyakan alamat jelas Yacub di Sanggau untuk melanjutkan proses hukum.
Namun janji hanyalah sebatas janji. Kekinian Sumanggar justru tak bisa dihubungi dan menghilang.
"Setelah ada alamat lengkap, Sumanggar tidak bisa dihubungi atau ditemui," ujar Chika.
Saat ini laporan Chika sedang diproses oleh Ombudsman RI perwakilan Sumut.
Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumut Abyadi Siregar menegaskan, pihaknya masih meneliti kelengkapan syarat formal dan materil laporan. Ia memastikan menindaklanjuti laporan tersebut.
"Tentu laporan ini akan kami tindak lanjuti," tuturnya.
Berita Terkait
-
Bunuh Hakim PN Medan, Istri Muda Nyaris Diceraikan karena Rakus Harta
-
Dibunuh Istri Muda, Ini Respons Ketua MA soal Pembunuhan Hakim Jamaluddin
-
Ibu Tiri jadi Otak Pembunuhan, Anak Hakim Jamaluddin: Harus Dihukum Mati!
-
Skenario Istri Muda, Upahi Pembunuh Rp 2 Juta Eksekusi Hakim Jamaluddin
-
Fakta Baru! Istri Muda dengan Selingkuhan Rancang Bunuh Hakim Jamaluddin
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta