Suara.com - Markas pasukan Amerika Serikat di pangkalan udara Al-Balad, Irak kembali diserang sejumlah roket. Sebanyak empat tentara terluka akibat serangan tersebut.
Dialihbahasakan dari Reuters, Senin (13/1/2020), militer Irak menyebut ada sebanyak delapan roket jenis Katyusha yang jatuh di pangkalan udara Al-Balad pada Minggu (12/1/2020) waktu setempat. Akibatnya dua orang tentara dan dua pilot Irak mengalami luka-luka.
Dari sumber militer menyatakan roket-roket tersebut menghantam landasan pangkalan udara, sekitar 80 kilometer di utara Kota Baaghdad. Dilaporkan tidak ada korban tentara AS dalam serangan tersebut, seluruh korban merupakan tentara Irak.
Pihak militer Irak tidak mengungkapkan siapa dalang di balik serangan roket tersebut. Mereka juga tidak menyebut ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran.
Sementara itu, dikutip dari AFP, sejumlah tentara AS di pangkalan udara Al-Balad telah dievakuasi. Hal ini menyusul ketegangan hubungan AS dan Iran beberapa pekan terakhir.
"90 persen penasihat AS dan pegawai Sallyport dan Lockheed Martin sebagai spesialis pemeliharaan pesawat telah ditarik ke Taji dan Erbil usai ancaman-ancaman yang ada," ungkap sumber militer setempat.
Berita Terkait
-
Gus Yahya Jadi Pembicara di Vatikan, Ini Pesan yang Akan Disampaikan
-
Tensi Amerika Serikat-Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Turun
-
Iran Tembak Jatuh Pesawat Sipil, Presiden Ukraina Minta Penembak Diadili
-
Presiden Iran: Penembakan Pesawat Ukraina Kesalahan Tak Termaafkan
-
Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Pemerintah Iran Salahkan AS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
-
Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?