Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak agar Pemerintah Iran bertanggungjawab penuh atas jatuhnya pesawat Ukraina di Teheran, Iran. Zelensky meminta agar personel yang terlibat dalam penembakan tak disengaja itu diadili.
Dialihbahasakan dari The New York Times, Sabtu (11/1/2020), Zelensky meminta agar Pemerintah Iran memberikan pernyataan resmi melalui saluran diplomatik atas kesalahan yang telah diperbuatnya. Pasalnya, militer Iran mengakui tak sengaja telah menembak jatuh pesawat Boeing 737 milik Ukraine International Airlines yang membawa 176 penumpang.
"Kami berharap Iran memastikan kesiapannya untuk investigasi menyeluruh dan terbuka, membawa mereka yang bertanggungjawab ke pengadilan, mengembalikan tubuh para korban, membayar kompensasi dan membuat pernyataan permintaan maaf resmi melalui saluran diplomatik," kata Zelensky dalam unggahan di akun Facebook miliknya.
Ia mendesak agar proses investigasi kasus tersebut bisa terus dilanjutkan dan diselesaikan dengan menyeluruh.
"Kami berharap investigasi dilanjutkan tanpa hambatan buatan dan penundaan," lanjutnya.
Sejak insiden kecelakaan pesawat Ukraina pada Rabu (8/1/2020), Zelensky mendapat kecaman lantaran menolak menyalahkan Iran atas insiden ini. Ia meminta kepada rakyatnya untuk tidak bermain spekulasi atas penyebab kecelakaan pesawat tersebut.
Sebagai gantinya, Zelensky mengirimksan tim khusus ke Teheran untuk bekerja bersama pemerintah Iran dalam mempelajari lokasi kecelakaan.
Dialihbahasakan dari Associated Press, angkatan militer Iran melalui keterangan resminya mengakui atas kekeliruan yang terjadi hingga menyebabkan 176 penumpang pesawat tewas. Mereka menduga pesawat Ukraina tersebut sebagai target musuh lantaran terbang menuju ke pusat militer sensitif Garda Revolusi.
Saat ini, Hubungan Iran dan AS sedang memanas setelah AS menembak mati jenderal top Iran Qassem Soleimani menggunakan pesawat tanpa awak. Iran melakukan pembalasan dendam dengan menembakkan selusin rudal ke pangkalan militer AS di Irak.
Baca Juga: Nge-Prank Jadi Korban Penusukan, Sopir Ojol di Bandung Ditangkap Polisi
Pesawat milik Ukraine International Airlines tersebut lepas landas dari Teheran, Iran menuju Kyiv, Ukraina hanya berselang beberapa jam setelah penembakan selusin rudal oleh Iran menuju Irak.
Pesawat Ukraina mengangkut 167 penumpang dan 9 awak kabin. Mereka terdiri dari 82 warga berkebangsaan Iran, 63 warga Kanada dan 11 warga Ukraina. Selain itu ada 10 warga Swedia. empat warga Afghanistan, tiga warga Jerman dan tiga warga Inggris.
Berita Terkait
-
Presiden Iran: Penembakan Pesawat Ukraina Kesalahan Tak Termaafkan
-
Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Pemerintah Iran Salahkan AS
-
Iran Minta Maaf Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina
-
Dikira Musuh, Iran Akui Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina
-
Beredar Video Pesawat Ukraina Ditembak Jatuh Rudal Iran
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja Siapkan Kuota 23.500 Pemudik
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai