Suara.com - Lurah Kalibata, Maman Suraman memastikan nama Fani Aminadia yang menjadi Ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo bukan warganya. Ia menyebut, nama itu tidak terdaftar dalam data kependudukan kelurahan tersebut.
"Enggak ada, sudah dicek di daftar Dukcapil yang ada di keluarga tidak ada terdaftar nama dia (Fani Aminadia)," kata Maman sebagaimana dilansir Antara, Rabu (15/1) malam.
Nama Fani Aminadia mencuat setelah muncul sebagai Ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo, yang menghebohkan warga Jawa Tengah dan dunia maya.
Selain Fani juga ada Totok Santosa yang mengklaim diri sebagai Raja Keraton Agung Sejagat. Keduanya telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Tengah terkait kasus penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran serta penipuan.
Maman mengatakan sudah banyak pihak yang menghubungi dirinya untuk mengkonfirmasi terkait status kependudukan Fani Aminadia sebagai warga Kalibata, Jakarta Selatan.
Status tersebut terungkap dari pemeriksaan di Polda Jawa Tengah yang menyatakan Totok Santosa adalah warga Ancol, Jakarta Utara, dan Fani Aminadia ber KTP Kalibata Jakarta Selatan.
"Tidak ada, barusan dari Polsek juga tanya. Dan sudah di cek tidak terdaftar nama tersebut," kata Maman.
Maman memastikan sudah melakukan pengecekan nama Fani Aminadia dalam sistem informasi manajemen kepedudukan juga tidak terdapat nama tersebut.
"Kita cek di Sinduk, sistem informasi manajemen kependudukan tidak ada," kata Maman.
Baca Juga: Viral, Penampakkan Lokasi Kerajaan Agung Sejagat
Diberitakan sebelumnya, Polda Jawa Tengah menahan Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Totok Santosa dan Fanni Aminadia yang viral di meda sosial beberapa waktu terakhir.
Penangkapan tersebut berdasarkan atas keresahan masyarakat akibat kehadiran keraton di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo.
Santosa dan Aminadia dijerat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta Pasal 378 KUHP tentang penipuan.
Selain menahan keduanya, polisi juga menyita sejumlah barang bukti termasuk dokumen yang diduga dipalsukan oleh pelaku.
Keraton Agung Sejagat mulai dikenal publik setelah mereka mengadakan 'wilujengan' atau Kirab Budaya pada Jumat 10/1) hingga Minggu (12/2).
Keraton Agung Sejagat dipimpin 'seseorang' yang dipanggil'sinuwun' yang bernama asli Toto Santoso Hadinigrat dan instrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu.
Keberadaan keraton tersebut telah memiliki pengikut mencapai sekitar 450 orang.
Berita Terkait
-
Bangun Keraton di Purworejo, Totok Punya Masalah Utang Rp 1,3 M di Jakarta
-
Viral, Penampakkan Lokasi Kerajaan Agung Sejagat
-
Himne Keraton Sejagat Sempat Dinyanyikan Totok dan Pengikut di Candi Arjuna
-
Raja KAS dan Pengikutnya Sempat Gelar Penobatan di Candi Arjuna Dieng
-
Sempat Diarak Naik Kuda, Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat Kini Ditahan
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua