Suara.com - Lokasi kantor kontraktor pemenang tender revitalisasi kawasan Monas sempat menjadi perbincangan di media sosial. Awalnya Politisi PSI Justin Adrian menyebut kantor kontraktor itu tidak meyakinkan.
Justin mengaku sempat melakukan penelusuran lewat alamat kantor PT Bahana, Jalan Nusa Indah No. 33 RT 01 RW 07 Ciracas Jakarta Timur, lewat aplikasi google maps. Hasilnya, didapati sebuah lokasi perkampungan yang dianggapnya tidak menunjukan tempat perusshaan kontraktor besar.
Setelah ditelusuri Suara.com, ternyata lokasi PT Bahana memang benar berada di alamat itu. Gambar yang dibagikan Justin ke medsos itu tidak sesuai dengan alamat sebenarnya.
Meski demikian, PT Bahana diketahui menyewa alamat perusahaan percetakan dan co-working space, Cahaya33. Terkait hal ini Justin mengaku belum mengetahuinya.
Ia juga tidak tahu kalau PT Bahana menggunakan menyewa alamat Cahaya33 bersama kurang lebih 40 perusahaan lain.
"Belum, belum ada. Virtual office ya itu? Belom dengar, belom," ujar Justin saat dihubungi, Selasa (21/1/2020)
Padahal, Justin mengaku sudah meminta anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI di Ciracas, Jakarta Timur, untuk memeriksanya langsung. Berdasarkan laporan dari anggota DPC itu, ia menyebut yang ditemukan hanya pabrik tahu.
"Katanya mereka hanya menemukan pabrik tahu," jelasnya.
Justin sendiri mengakui awalnya penasaran dengan kontraktor karena proyek revitalisasi Monas menuai polemik. Ia lantas menelusuri alamatnya lewat google maps.
Baca Juga: Putri Maruf Amin Ikut Seleksi Cawalkot Tangsel, PSI: Kami Tak Beda-bedakan
Ia juga menganggap lokasi alamat tidak meyakinkan karena teringat kasus tahun 2015. Saat itu terungkap pemenang pengadaan UPS berlokasi di tukang foto copy.
"Kami teringat juga kasus UPS pemenang tendernya kan kantornya tempat fotokopi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional